Aturan Pergantian Cepat di BRI Super League 2026/2027 Masih Perlu Adaptasi, Pelatih Garudayaksa FC Sempat Marahi Wasit

Garudayaksa FC baru meraih dua kemenangan dari delapan laga yang dijalani di BRI Super League 2026/2027.

Bola.com, Jakarta - Sejumlah perubahan dalam Laws of the Game (LOTG) akan diterapkan di Liga Indonesia musim 2026/2027, termasuk di BRI Super League. Satu di antaranya adalah aturan soal pergantian pemain yang harus cepat. 

Pemain yang hendak digantikan wajib meninggalkan lapangan maksimal sepuluh detik setelah papan pergantian pemain ditunjukkan oleh ofisial pertandingan.

Pemain tersebut diarahkan keluar melalui garis batas lapangan yang paling dekat, kecuali terdapat alasan tertentu seperti cedera atau faktor keselamatan.

Untuk lima detik terakhir, wasit akan melakukan hitungan mundur secara visual dengan mengangkat tangan dan dapat disertai hitungan suara apabila diperlukan.

Jika pemain yang digantikan terlambat meninggalkan lapangan, pemain pengganti harus menunggu sedikitnya satu menit dalam waktu berjalan sebelum diperbolehkan masuk.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Marah Kepada Wasit

Sempat terjadi kejadian menarik dalam laga antara Garudayaksa FC melawan PSS Sleman di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) malam. Terutama di babak kedua ketika tim tuan rumah ingin melakukan pergantian pemain.

Arkhan Kaka yang ingin dimasukkan oleh Garudayaksa FC harus menunggu di luar lapangan selama lebih dari tiga menit karena adanya keterlambatan pergantian pemain menurut penilaian wasit. 

Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, bereaksi keras mengenai kejadian itu. Bahkan, Joksic terdengar sempat meneriaki wasit keempat. 

"Maaf atas reaksi tersebut, tetapi ini adalah tugas saya untuk membela dan melindungi tim saya," buka Joksic. 

"Ini adalah regulasi baru, ketika terjadi pergantian pemain yang berjalan lambat, pemain saya harus menunggu di tepi lapangan selama 1 menit," jelasnya. 

 

 

Membela Pemain

Milos Joksic merasa kejadian pemain terlambat masuk itu sudah beberapa kali dialami Garudayaksa FC di BRI Super League 2026/2027. Joksic merasa perlu berteriak kepada wasit untuk membela pemain asuhannya.

"Namun Kaka tertahan sampai 3 menit lamanya, padahal aturannya tegas mengatakan 1 menit. Karena itulah saya berteriak dan memprotes, sebab saya memakai jam tangan dan menghitungnya," ungkapnya. 

"Saya melihat sendiri waktunya. Dan seperti yang saya katakan, saya minta maaf atas tindakan saya, tetapi saya harus membela tim saya dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim ini," tandas Joksic. 

Persaingan di BRI Super League Musim 2026/2027

Video Populer

Foto Populer