Bola.com, Jakarta - Max Verstappen mengakui duel internal Ferrari sudah membuka peluang baginya hingga berhasil memenangi Formula 1 GP Meksiko 2026, Senin (2/11/2026) dini hari WIB.
Pembalap Red Bull itu memanfaatkan persaingan Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di awal lomba sebelum merebut posisi terdepan lewat strategi pit stop.
Verstappen memulai balapan dari posisi kelima, tetapi start yang bagus membawanya naik ke urutan ketiga pada lap pertama.
Ia kemudian mengambil keuntungan ketika Hamilton dan Leclerc melebar saat berebut posisi terdepan. Situasi itu mengangkat Verstappen ke posisi kedua.
Red Bull lalu memanggilnya masuk pit bersamaan dengan Leclerc, sehingga Verstappen dapat melewati pembalap Ferrari tersebut saat pit stop.
Verstappen mempertahankan keunggulan hingga finis dan mengalahkan Hamilton dengan selisih hanya 0,799 detik. Kemenangan itu menjadi yang ketiga bagi Verstappen pada musim 2026.
Verstappen Sebut Ferrari Membuat Kesempatan Terbuka
Verstappen menilai Ferrari membuat persaingan mereka sendiri menjadi lebih sulit ketika Hamilton dan Leclerc bertarung di depan.
Ia melihat situasi tersebut sebagai peluang untuk mendekat dan mengambil posisi.
“Saya rasa mereka menyulitkan diri sendiri dengan saling bertarung, dan itulah yang bisa saya manfaatkan,” ujar Verstappen, dikutip dari laman resmi Formula 1, Senin (2/11/2026).
Pembalap asal Belanda itu mengatakan dirinya selalu berusaha memanfaatkan setiap kesempatan di lintasan.
Menurutnya, start yang kuat menjadi faktor penting karena langsung membawanya ke posisi yang lebih menguntungkan.
Meski begitu, Verstappen menegaskan Ferrari tetap memiliki kecepatan yang kuat sepanjang balapan.
Ia menilai kemenangan tidak hanya ditentukan oleh duel di awal, tetapi juga oleh keputusan strategi dan kemampuan menjaga posisi hingga garis finis.
Strategi Red Bull Jadi Penentu
Strategi Red Bull membantu Verstappen mengambil alih posisi Leclerc.
Kedua pembalap masuk pit pada waktu yang sama, tetapi Verstappen berhasil keluar di depan rivalnya yang harus menjalani penalti waktu lima detik.
Setelah berada di depan, Verstappen menghadapi tekanan dari Hamilton. Pembalap Ferrari itu terus membuntutinya pada fase akhir lomba, sehingga Verstappen tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan.
“Lewis terus menempel di belakang saya, jadi saya tidak boleh membuat kesalahan,” kata Verstappen, dilansir dari laman resmi Formula 1, Senin (2/11/2026).
Verstappen menyebut kemenangan di Meksiko sebagai hasil yang fantastis bagi tim. Ia juga menilai akhir pekan itu memberi pelajaran mengenai kekuatan dan kelemahan mobil, yang akan menjadi bekal Red Bull untuk musim berikutnya.
Sumber: Formula 1