Setan Merah Makin Terpuruk, Keluarga Glazer Bisa Paksa Jim Ratcliffe Angkat Kaki dari MU

Setan Merah makin terpuruk, keluarga Glazer bisa minta Jim Ratcliffe angkat kaki dari MU dengan memaksa menjual sahamnya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 03 November 2026, 11:30 WIB
Sir Jim Ratcliffe menjadi nama terbaru sebagai orang yang berminat untuk membeli saham minoritas milik Manchester United. Sebelumnya, keluarga Glazer sebagai pemilik klub sedang mempertimbangkan untuk menjual saham minoritas milik Setan Merah pada Rabu (17/08/2022). (AFP/Valery Hache)

Bola.com, Jakarta - Manchester United sedang menghadapi periode sulit pada musim ini. Rentetan hasil buruk tidak hanya membuat pelatih Michael Carrick berada dalam tekanan, tetapi juga memicu sorotan terhadap jajaran pemilik klub.

Setan Merah menelan kekalahan 0-2 dari Chelsea, Sabtu akhir pekan lalu.

Advertisement

Hasil itu menjadi kekalahan kedua secara beruntun di Liga Inggris. MU juga belum meraih kemenangan di kompetisi domestik sejak 30 Agustus, ketika mengalahkan Ipswich Town yang baru promosi.

Di semua kompetisi, MU sudah melewati sembilan pertandingan tanpa kemenangan. Hasil positif terakhir mereka tercatat pada 10 September, saat menang 4-0 atas Sabah, klub yang disebut sebagai tim kecil di Liga Champions.

Posisi MU yang kini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Inggris juga menandai awal musim terburuk mereka pada era Premier League. Setan Merah hanya mengumpulkan tujuh poin dari sembilan pertandingan pertama.

Situasi ini membuat suporter geram melihat kemerosotan klub di bawah kepemilikan saat ini. Keluarga Glazer dan Jim Ratcliffe sama-sama menjadi sasaran kritik.

 

Butuh jadwal tim kesayangan di Premier League musim ini? Merapat ke sini ya.


Paksa Ratcliffe Melepas Saham MU

Sebagaimana diketahui, penjualan saham Glazer ini tampaknya merupakan respons dari pemilik klub atas desakan para penggemar Manchester United. Para penggemar Setan Merah sendiri kini tengah melancarkan aksi protes dengan mengancam akan mengosongkan Old Trafford pada laga kontra Liverpool nanti. (AFP/Valery Hache)

Kendati tidak lagi terlibat langsung dalam operasional sepak bola sehari-hari, keluarga Glazer masih berstatus pemilik mayoritas MU. Mereka menguasai 72 persen saham klub.

Sementara itu, Jim Ratcliffe mengakuisisi 28 persen saham MU pada awal 2024. Berdasarkan kesepakatan tersebut, bos INEOS itu mendapatkan kendali operasional atas klub.

Namun, sejumlah laporan media Inggris, termasuk ESPN, mengungkapkan adanya klausul drag-along dalam kesepakatan penjualan saham kepada Ratcliffe.

Klausul itu memungkinkan keluarga Glazer memaksa Ratcliffe menjual kepemilikannya apabila mereka memutuskan melepas MU.

Dengan demikian, jika keluarga Glazer ingin menjual seluruh klub, Ratcliffe juga harus melepas 28 persen sahamnya, terlepas dari keinginannya.


Tunggu Waktu Tepat

Co-Chariman Manchester United, Avram Glazer (kiri), dan CEO Manchester United, Omar Berrada (kanan), bertepuk tangan selama pertandingan final Piala FA Wanita Inggris antara Chelsea dan Manchester United di Stadion Wembley, London barat laut, pada 18 Mei 2025. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Laporan ESPN menyebutkan, apabila penjualan dilakukan sebelum Februari 2027, Ratcliffe dijamin mendapatkan 33 dolar AS per saham, sesuai harga saat ia membeli kepemilikannya.

Namun, setelah klausul itu berakhir, keluarga Glazer dapat menjual saham MU dengan harga berapa pun, meski Ratcliffe tidak menyetujui nilai transaksi tersebut.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 23 Oktober, harga saham MU tercatat sebesar 20,61 dolar AS

ESPN juga melaporkan, keluarga Glazer memang ingin menjual klub, tetapi masih menunggu waktu yang tepat untuk merealisasikan keuntungan.

Saat ini, disebut belum ada pasar yang cukup menjanjikan bagi investor yang ingin membeli klub Liga Inggris.

Kondisi itu dipengaruhi persoalan yang sedang dihadapi MU, serta faktor eksternal, termasuk potensi sanksi terhadap Manchester City.


Keluarga Glazer Kecewa

Co-chairman Manchester United asal AS, Avram Glazer, bertepuk tangan menjelang kick-off pertandingan semifinal Piala FA Inggris antara Coventry City dan Manchester United di Stadion Wembley di London barat laut pada 21 April 2024. (Glyn KIRK/AFP)

Laporan The Mirror pada 29 Oktober menyebutkan keluarga Glazer sangat frustrasi dengan cara Jim Ratcliffe menangani aspek sepak bola MU sejak bergabung dengan klub.

Laporan itu mengutip seorang sumber yang memiliki hubungan sosial dengan keluarga Glazer.

Sumber tersebut menyebut situasi yang terjadi saat ini sebagai sebuah kegagalan besar dan tidak sesuai ekspektasi maupun janji yang mereka terima.

"Ini sebuah kegagalan besar dan bukan seperti yang mereka harapkan atau dijanjikan," ujar sumber itu.

Ia juga menyebut keluarga Glazer merasa belum pernah mengelola MU dengan cara seperti yang dilakukan saat ini.


Ratcliffe Bikin MU Alami Kemunduran

Investor baru Manchester United Sir Jim Ratcliffe (AP)

Sementara itu, laporan ESPN sebelumnya mengutip seseorang yang menyaksikan kekalahan 0-3 MU dari Bournemouth dari tribune direktur.

Menurut sumber itu, suporter memang menyuarakan kemarahan terhadap keluarga Glazer. Namun, ia menilai para penggemar belum sepenuhnya menyadari besarnya persoalan yang ditimbulkan Ratcliffe.

"Para suporter terus menyanyikan lagu yang menyindir keluarga Glazer, tetapi saya tidak yakin mereka menyadari betapa buruknya Jim. Dia telah membuat situasi klub makin kacau," ujar sumber tersebut.

Sumber itu juga menilai Ratcliffe telah membuat MU mengalami kemunduran di berbagai sektor.

"Dia menurunkan kualitas di semua departemen. Strateginya justru bertolak belakang dengan apa yang pernah dia katakan," imbuh sang sumber.

 

Sumber: Sporting News

Berita Terkait