Bola.com, Semarang - Pelatih Java United, Fabio Lefundes, puas dengan penampilan anak asuhnya setelah melibas perlawanan Adhyaksa FC Bekasi pada laga perdana Grup D I League Cup 2026/2027.
Tim berjuluk Laskar Kepodang Emas itu menang telak dengan skor 5-0 atas Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu (4-11-2026).
Menghadapi klub kasta kedua, Java United tampil sangat dominan sejak awal.
Gustavo Franca menjadi bintang kemenangan Laskar Kepodang Emas di laga ini setelah mengukir hattrick (6', 52', 76'), dua gol lainnya dicetak oleh Ridho Syuhada (27') dan Ciro Alves (47').
"Kami tahu mengenai tanggung jawab kami terkait pertandingan hari ini. Saya telah banyak berbicara dengan para pemain mengenai hal ini, tentang pentingnya menjaga sikap dan komitmen kami di kompetisi ini, serta menjalani kompetisi ini dengan serius," ujar Fabio Lefundes, seusai pertandingan.
"Setiap kali kami memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitas kerja, kami harus memanfaatkan momen tersebut, dan mereka berhasil melakukannya dengan sangat baik," imbuh Fabio Lefundes.
Apresiasi Kinerja Pemain
Juru taktik asal Brasil ini menyayangkan nasib salah satu pemain asingnya, Lukas Brambilla, yang mengalami cedera di babak pertama. Menurutnya, hilangnya Lukas mengubah rencana permainan timnya.
"Kami memulai pertandingan dengan kuat dan menciptakan beberapa peluang gol. Sayangnya, kami harus kehilangan Lucas di babak pertama dan kami terpaksa melakukan pergantian pemain lebih awal. Situasi ini sedikit mengganggu perencanaan yang telah kami siapkan sebelumnya," ungkapnya.
Namun, dia juga senang dengan performa Frets Butuan yang bisa memberikan dampak sangat signifikan di lini depan.
Lefundes pun mengapresiasi keberhasilan timnya mengamankan hasil impresif di laga ini.
"Kemudian Frets masuk dan tampil sangat baik dalam pertandingan. Jadi, kami berhasil menjaga sikap dan menjalankan semua yang saya minta dari mereka di lapangan, demi mempertahankan kondisi, tingkat intensitas, serta tekanan permainan. Mereka berhasil melakukannya. Selamat kepada para pemain atas kemenangan hari ini," kata mantan pelatih Borneo FC tersebut.
Set Piece Jadi Senjata
Selain itu, pelatih berusia 54 tahun itu gembira dengan kesuksesan pemainnya mengeksekusi skema set-piece yang sudah disiapkan di latihan. Tiga gol Java United di laga ini bersumber dari skema ini.
"Kami juga berhasil mencetak tiga gol melalui situasi bola mati. Hal ini merupakan sesuatu yang terus kami latih, dan Coach Ricardo, yang kini saya beri tanggung jawab untuk mengelola dinamika tersebut, telah banyak berdiskusi dan berkomunikasi dengan saya," tuturnya.
"Strategi yang dia persiapkan untuk hari ini sangat efektif. Selamat kepada França atas hattrick-nya dan assist yang dia dapatkan dari Ciro serta Lucas. Namun, selamat juga atas strategi yang dipersiapkan oleh coach Ricardo untuk pertandingan ini," imbuhnya.