Gelandang Persik Akui I League Cup Bukan Kompetisi Mudah Bagi Klub Super League

Bayu Otto, gelandang Persik, menilai kualitas klub Championship tak jauh beda dengan klub BRI Super League.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 05 November 2026, 13:00 WIB
Persik Kediri, I League Cup 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Kediri - Pemain Persik Kediri merasakan pentas I League Cup 2026/2027 bukanlah kompetisi yang mudah bagi tim dari kasta BRI Super League.

Kesimpulan itu datang setelah Persik mengalahkan Persis Solo, kontestan Championship, dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (4-11-2026).

Advertisement

Kendati Bayu Otto dkk. mampu mencetak dua gol cepat lewat aksi Jon Toral menit kelima dan Jose Enrique menit kedelapan, di sisa laga mereka tak mampu menambah gol kemenangan.


Kemenangan Penting

Pemain Persik Kediri, Dzaky Asraf mencoba menghentikan pergerakan pemain Persis Solo, Terens Puhiri dalam laga fase grup I League Cup 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Rabu (4/11/2026) malam. (Dok. Persik)

Padahal, Laskar Sambernyawa hanya menampilkan full pemain lokal di partai perdana fase Grup H tersebut.

"Apa pun, apakah semua berjalan atau tidak, kemenangan ini sangat penting bagi kami. Saya lihat yang utama bagaimana para pemain tampil dengan mindset dan cara bermain sesuai taktik karena Persis bukan lawan yang mudah," ujar Marcos Reina, pelatih Persik.

Sorotan pelatih asal Spanyol itu ditujukan untuk membangkitkan mental pasukannya setelah kekalahan dari Persita 1-5 di pentas BRI Super League.

"Kami main untuk menang. Tiga poin sangat berharga untuk mengembalikan mental pemain melawan Bali United. Faktor mental sangat krusial, dan saya lihat semua pemain menunjukkan perkembangan sangat bagus," jelasnya.


Kualitas Tak Jauh Beda

Gelandang Persik, Bayu Otto, ketika berebut bola dengan pemain Persis di I League Cup 2026/2027, Rabu (4-11-2026). (Bola.com/Gatot Sumitro)

Bayu Otto sebagai wakil pemain Persik mengakui kualitas klub Championship di I League Cup tak beda terlalu jauh dengan kontestan BRI Super League.

"I League Cup sebuah kompetisi bagus dan ketat. Dengan regulasi tiap tim hanya diperkuat tiga pemain asing, ini ujian bagi pemain lokal. Saya rasakan Persis dengan materi pemain lokal, sebuah tim yang bagus. Perbedaannya mungkin di taktikal bermain," tutur Bayu Otto.

Bahkan gelandang asli Kediri itu menyebut pemain klub Championship punya motivasi berlipat ganda ketika berhadapan dengan tim BRI Super League.

"Saya amati tim-tim Championship sangat semangat melawan tim Super League. Ini membuat tensi pertandingan menarik. Ini yang juga terjadi saat kami melawan Persis. Jadi, saya simpulkan tak mudah bagi tim Super League menghadapi klub Championship di I League Cup ini," ujar Bayu Otto.

Berita Terkait