Perunggu 200m Kupu-Kupu, Michelle Surjadi Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Remaja 2026

Michelle Surjadi raih perunggu 200m kupu-kupu putri di YOG Dakar 2026, jadi medali ketiga Indonesia dan medali YOG pertama dalam sejarah renang Merah Putih.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 07 November 2026, 08:19 WIB
Michelle Surjadi Fang Rebut Medali di Olimpiade Remaja 2026 (Dok NOC Indonesia)

Bola.com, Jakarta - Michelle Surjadi Fang menorehkan sejarah untuk renang Indonesia di olimpiade remaja 2026. Perenang muda ini merebut medali perunggu nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri pada Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026, Jumat (6/11/2026).

Hasil tersebut menjadikan Michelle sebagai perenang Indonesia pertama yang meraih medali di sepanjang partisipasi Merah Putih pada ajang Youth Olympic Games.

Advertisement

Bertanding di Complexe Tour de l’Oeuf, Dakar, Michelle finis ketiga dengan waktu 2 menit 14,10 detik. Emas diraih Chang Mohan (China) lewat catatan 2 menit 09,93 detik, sedangkan perak milik Ana Julia Aguiar Amaral (Brasil) dengan 2 menit 13,01 detik.

“Perasaan aku senang banget bisa menyumbang medali untuk Indonesia. Aku berterima kasih kepada Tuhan karena bisa memberikan medali untuk Indonesia,” ungkap Michelle dalam keterangan tertulis. Ia berharap keberhasilannya membawa kebahagiaan bagi masyarakat Indonesia, terutama keluarga, tim, dan seluruh pihak yang mendukung. Soal kondisi, ia menambahkan, “Suhu panas ini sebenarnya jadi tantangan. Puji Tuhan aku bisa melewatinya.”


Catatan Sejarah Kontingen Indonesia

Michelle Surjadi Sumbang Medali Ketiga Indonesia di Olimpiade Remaja 2026 (Dok NOC Indonesia)

Perunggu dari renang menambah koleksi medali kontingen Indonesia di Youth Olympic Games Dakar 2026 menjadi tiga keping: satu perak dan dua perunggu.

Dengan raihan tersebut, Indonesia sementara menempati peringkat ke-40 klasemen perolehan medali. Catatan ini juga menjadi yang terbaik bagi Merah Putih dalam satu edisi Youth Olympic Games sejak debut di Singapura 2010.

Pelatih renang Indonesia, Felix Susanto, mengapresiasi performa Michelle yang mampu mengelola tekanan saat babak final. Mantan perenang yang tampil di Olimpiade Sydney 2000 itu menilai dukungan tim berperan besar selama perjuangan di Dakar.

Felix menyebut peran Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia krusial dalam membantu kebutuhan tim renang, termasuk solusi atas kendala akomodasi mengingat jarak antara Olympic Village dan arena pertandingan yang cukup jauh. “Rasanya lega karena Michelle bisa memberikan medali perunggu. Terima kasih untuk CdM dan tim yang sudah membantu mencarikan solusi dari kendala-kendala yang kami hadapi di lapangan, dan sangat memberi support penuh kepada kami,” kata Felix.

Sementara itu, Chef de Mission Tim Indonesia, Ita Yuliati, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, para atlet muda Indonesia menunjukkan kemampuan bersaing dan berprestasi di level internasional. “Saya sangat bangga sekali dengan atlet-atlet muda ini. Mereka bisa menunjukkan prestasinya di Youth Olympic Dakar 2026 dan Michelle khususnya telah menunjukkan atlet muda pertama yang bisa meraih medali di nomor 200m kupu-kupu,” ujar Ita.

Ita juga menekankan eratnya persahabatan di antara para atlet Indonesia selama di Dakar. Dukungan antarrekan satu kontingen menjadi energi positif sepanjang keikutsertaan di pesta olahraga remaja dunia ini.


Hasil Atlet Lain dan Agenda Kepulangan

Selain pencapaian Michelle, tiga atlet Indonesia lainnya juga telah menyelesaikan perjuangan mereka di Youth Olympic Games Dakar 2026.

Dari cabang renang, Reynard Delian Purwanto belum berhasil melangkah ke final nomor 200 meter gaya bebas putra setelah finis di posisi kedelapan dengan catatan waktu 2 menit 02,25 detik.

Di nomor Women's Individual Sprint triatlon, Aira Martha Ardistri menutup lomba di peringkat ke-20 dengan waktu 1 jam 5 menit 53 detik.

Dari arena equestrian, Nusrtdinov Zayan Fatih atau Dinov menyelesaikan babak final Individual Jumping di posisi ke-17 dengan delapan poin penalti. Raihan tersebut belum cukup mengantarkannya ke babak jumping individual final jump-off.

Kloter kedua kepulangan kontingen Indonesia dijadwalkan bertolak dari Dakar pada Jumat (6/11/2026) waktu setempat. Rombongan ini terdiri dari atlet bulu tangkis, renang, berkuda, skateboard, dan triatlon, dan akan tiba di Tanah Air pada Minggu (8/11/2026).

Meski beberapa nomor telah rampung, perjuangan Indonesia di Youth Olympic Games Dakar 2026 belum berakhir. Merah Putih masih memiliki wakil di cabang balap sepeda dan atletik untuk melanjutkan upaya menambah pundi-pundi medali.

Berita Terkait