Bola.com, Jakarta - Mantan pemain Timnas Indonesia yang kini menjadi pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti menanggapi penundaan Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Piala Asia 2027 di Arab Saudi ditunda hingga hampir satu tahun, karena pertimbangan situasi keamanan di wilayah Timur Tengah.
Turnamen ini sedianya diselenggarakan pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027, bergeser ke 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028.
Timnas Indonesia tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersaing dengan Thailand, Qatar, dan Jepang.
Lantas bagaimana tanggapan Bima Sakti soal penundaan Piala Asia 2027, terutama pengaruh terhadap persiapan dari Timnas Indonesia?
Program Berubah
Saat dijumpai Bola.com di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Bima Sakti mengaku ada plus maupun minus dari penundaan Piala Asia 2027 bagi Timnas Indonesia. Pelatih berusia 50 tahun itu menilai ada kerugian yang dialami pasukan John Herdman.
"Sebenarnya rugi ya, karena pelatih pemain sudah mempersiapkan untuk menghadapi pertandingan di Piala Asia," ujar Bima Sakti, Sabtu (7/11/2026) sore WIB.
"Tapi karena diundur ya berubah lagi programnya. Persiapan akan lebih lama lagi, otomatis perlu persiapan yang lebih baik lagi," lanjut dia.
Optimalkan TC dan Uji Coba
Dengan penundaan pelaksanaan Piala Asia selama hampir satu tahun, membuat tim peserta akan banyak memainkan laga uji coba, termasuk agenda FIFA Matchday.
Terdekat adalah FIFA Matchday periode bulan ini yang berjalan pekan depan atau 9-17 November. Timnas Indonesia memilih menggunakan FIFA Matchday kali ini dengan menggelar pemusatan latihan di Bali.
Semula Timnas Indonesia berencana menggelar uji coba di markas Timnas Yordania pada 13 November 2026. Namun, PSSI membatalkan pertandingan karena alasan keamanan di Timur Tengah.
"PSSI dan tim pelatih John Herdman tentunya sudah mengatur semuanya, program-program uji coba, kemudian TC, kita percaya saja semoga Timnas kita bisa semakin berprestasi lagi," tegas Bima Sakti.
Berkembang Pesat
Terlepas dari penundaan Piala Asia 2027, Bima Sakti mengapresiasi perkembangan Timnas Indonesia yang membanggakan di era John Herdman. Prestasi dengan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bukti Timnas Indonesia sudah naik kelas.
"Perkembangannya sangat baik, apalagi kemarin bisa juara ASEAN Cup. Saya pikir ini jadi motivasi buat Timnas Indonesia ke depannya," tandas Bima Sakti.
Bima Sakti tercatat aktif menjadi pemain Timnas Indonesia pada periode 1995 hingga 2001. Posisinya saat bermain adalah menempati peran sebagai gelandang tengah, dengan total memainkan 58 caps dan mencetak 12 gol untuk skuad Garuda.