Bola.com, Jakarta - Michael Carrick belum mau menganggap kemenangan dramatis Manchester United atas AS Roma di Liga Champions sebagai titik balik.
Ia menegaskan hasil tersebut baru sebatas satu kemenangan setelah timnya melewati sembilan pertandingan tanpa kemenangan.
Namun, Carrick menyadari MU sedang menghadapi persimpangan jalan. Jika mampu menjaga konsistensi, MU berpeluang bangkit. Sebaliknya, kegagalan memperbaiki hasil bisa berujung pada pergantian pelatih.
Seorang sumber internal klub kepada ESPN menyebut MU membutuhkan terobosan agar situasi di Old Trafford tidak terus berulang.
Pertandingan melawan Aston Villa pada Minggu malam ini menjadi ujian berikutnya.
Kemenangan akan memperkuat harapan MU untuk membangun momentum, sedangkan kekalahan bakal membuat mereka kembali ke titik awal setelah mengalahkan Roma.
Bahkan, jika hasil pertandingan lain mendukung, MU berpotensi berada di dasar klasemen pada Minggu malam
Pergantian Pelatih?
Jeda internasional selama dua pekan setelah laga kontra Villa juga memberi kesempatan kepada manajemen untuk mengambil keputusan sebelum MU bertandang ke Liverpool pada 22 November.
Carrick masih mendapat dukungan dari pemilik minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe, CEO Omar Berrada, dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox setelah kekalahan 0-3 dari Bournemouth pada 25 Oktober.
Sikap suporter yang tetap mendukung Carrick, tetapi meluapkan kemarahan kepada pemain, menjadi satu di antara pertimbangan manajemen.
Klub ingin mengingatkan para pemain bahwa mereka tidak bisa terus berlindung di balik sosok pelatih. Tanggung jawab untuk membalikkan keadaan juga berada di tangan skuad, yang dinilai belum tampil sesuai harapan musim ini.
Meski begitu, manajemen menyadari mengganti seluruh pemain bukanlah pilihan realistis. Pergantian pelatih pada akhirnya bisa menjadi langkah yang diperlukan.
MU Siapkan Opsi Pengganti Carrick
MU telah melakukan antisipasi jika harus mengakhiri kerja sama dengan Carrick. Sebelum memberinya kontrak dua tahun pada Mei lalu, klub telah mempelajari sejumlah kandidat pelatih.
Manajemen juga memiliki catatan terbaru dari para pelatih yang diwawancarai pada musim panas 2024, sebelum memutuskan mempertahankan Erik ten Hag.
Kendati demikian, mempertahankan Carrick masih menjadi pilihan utama. MU belum menghubungi calon pengganti secara langsung, meski kemungkinan pergantian pelatih tetap dibahas apabila hasil pertandingan tidak kunjung membaik.
Manajemen ingin melihat energi dan intensitas permainan MU pada babak kedua melawan Roma kembali ditunjukkan saat menghadapi Aston Villa. Para petinggi klub juga masih berusaha mencari tahu penyebab penurunan performa tim.
Catatan Carrick memperlihatkan perbedaan yang mencolok. Ia membawa MU meraih 12 kemenangan dari 17 pertandingan antara Januari dan Mei.
Namun, sejak periode tersebut, Carrick hanya mencatatkan tiga kemenangan dalam 14 laga.
Persoalan Transfer dan Keuangan Klub
Sejumlah suporter menilai buruknya aktivitas transfer musim panas menjadi salah satu penyebab kemerosotan MU.
Carrick, Wilcox, dan Berrada sebenarnya menginginkan tambahan pemain, tetapi keterbatasan dana membuat klub harus mengatur anggaran dengan cermat.
Anggaran awal sekitar 120 juta paun ditingkatkan menjadi 155 juta paun untuk mendatangkan Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba.
Meski begitu, bursa transfer berakhir dengan sejumlah kelemahan skuad yang belum teratasi karena dana yang tersedia tidak mencukupi seluruh kebutuhan tim rekrutmen.
September lalu, MU mengumumkan kerugian keseluruhan sebesar 43 juta paun. Dalam pernyataan yang sama, Berrada menyebut strategi transfer musim panas klub mempertimbangkan keberlanjutan finansial.
Kondisi keuangan tersebut turut memicu perdebatan mengenai rencana pembangunan stadion baru berkapasitas 100.000 penonton. Ratcliffe dan Wilcox juga mendapat kritik dari suporter yang sebelumnya mengarahkan kemarahan kepada pemilik mayoritas klub, keluarga Glazer.
Dilema Stadion Baru
MU telah mengeluarkan 63,5 juta paun pada musim panas untuk membeli lahan yang dibutuhkan bagi proyek tersebut.
Namun, sejumlah suporter mempertanyakan apakah dana itu seharusnya digunakan untuk mendatangkan bek kiri, bek tengah, atau penyerang.
Di internal klub, stadion baru dipandang sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan finansial.
Pendapatan tidak akan meningkat dengan sendirinya, sementara utang terus bertambah dan belum ada indikasi keluarga Glazer siap menjual klub. Meningkatkan jumlah penonton menjadi salah satu cara untuk memperbaiki kondisi keuangan.
Namun, pembangunan stadion merupakan solusi jangka panjang di tengah persoalan mendesak yang dihadapi MU.
Performa tim, ancaman degradasi, dan kemampuan Carrick membawa klub keluar dari keterpurukan masih menjadi perhatian utama.
Bagi Carrick, pertandingan berikutnya kini menjadi sangat penting. Hasil melawan Aston Villa di Old Trafford bisa menentukan apakah ia masih akan berada di kursi pelatih ketika MU memasuki fase perubahan.
Sumber: ESPN