PSIS Akhirnya Putus Rekor Tanpa Kemenangan, Widodo C Putro Lega Lolos dari Pemecatan

Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, merasa lega akhirnya anak asuhnya bisa meraih kemenangan saat menghadapi Sumsel United,

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 07 November 2026, 20:15 WIB
PSIS Semarang menang 4-1 atas Sumsel United pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (7/11/2026). (Doc. PSIS Semarang)

Bola.com, Jakarta - Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, merasa lega akhirnya anak asuhnya bisa meraih kemenangan saat menghadapi Sumsel United pada duel pekan ke-9 Pegadaian Championship 2026/2027. Dia bahkan sempat berkelakar kemenangan ini bisa menyelamatkan dirinya dari pemecatan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (7/11/2026) sore WIB itu, PSIS sukses membawa pulang tiga poin setelah melumpuhkan tuan rumah dengan skor 4-1.

Advertisement

Di babak pertama, Mahesa Jenar sudah unggul melalui bunuh diri Kenneth Ngwoke (15’) dan gol Deri Corfe (38’). Lalu, pada paruh kedua, mereka bisa menambah keunggulan lewat gol Jonathan Bustos (58’), Lorensius Sabda (79’).

Widodo merasa bersyukur dengan hasil positif ini. Dalam empat laga terakhir, Mahesa Jenar selalu gagal mengamankan kemenangan, dengan catatan dua imbang dan dua kali kekalahan.

"Puji syukur alhamdulillah untuk PSIS Semarang dan kami yang telah memenangkan pertandingan pada laga hari ini. Memang dalam empat pertandingan sebelumnya kami tidak pernah menang,” kata Widodo, Sabtu (7/11/2026).

 


Kerja Keras Pemain

Widodo Cahyono Putro, pelatih PSIS Seamarang. (Dok. ileague.id)

Menurut juru taktik berusia 55 tahun itu, kemenangan ini bisa diraih berkat kerja keras semua pemain yang berjuang di lapangan. Dia berharap hasil positif ini tak lantas membuat anak asuhnya terlena.

“Akan tetapi, di pertandingan ini, para pemain telah membuktikan kerja keras mereka untuk mendapatkan tiga poin di Palembang. Kendati demikian, hasil ini jangan sampai membuat kami lupa diri,” ujar dia.

“Kami harus tetap fokus ke depan karena pertandingan masih sangat banyak. Saya berharap para pemain tetap rendah hati dan bekerja keras lagi untuk pertandingan berikutnya,” ia menambahkan.

 


Menyelamatkan dari Pemecatan

Pelatih baru Arema FC, Widodo Cahyono Putro. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Seusai laga, Widodo bahkan sempat berkelakar bahwa hasil ini bisa menyelamatkan dia dari pemecatan. PSIS sempat dihantui puasa kemenangan yang panjang sebelum rekor itu terputus di laga ini.

"Jika tidak bermain ngotot, kami bisa kalah dan nanti saya dipecat. Namun, pada intinya, untuk meraih poin, meskipun tujuan kita berada di papan atas dan semua tim pasti ingin memenangkan setiap pertandingan,” kata dia.

“Kami memang sangat berhasrat meraih kemenangan sore ini. Kuncinya adalah para pemain harus bekerja keras dan pantang menyerah. Selain itu, ada komitmen bersama antar-pemain untuk terus membangun keterikatan,” imbuhnya.

“Hal itu terbukti dari beberapa gol yang tercipta melalui skema permainan. Saya berharap ini terus diasah. Kita boleh senang, tetapi jangan berlarut-larut; kita harus segera fokus pada pertandingan berikutnya."

Berita Terkait