Masa Depan Michael Carrick Masih Abu-Abu, Belum Dapat Jaminan di MU

Michael Carrick mengatakan dia belum diberikan jaminan lebih lanjut mengenai masa depannya di Manchester United menjelang pertandingan penting melawan Aston Villa dan jendela internasional.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 November 2026, 11:45 WIB
Pelatih asal Inggris untuk Manchester United, Michael Carrick, menunjukkan reaksi setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan Liga Champions UEFA—laga ketiga League Phase—antara Como 1907 dan Manchester United di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia bagian utara, pada 21 Oktober 2026. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick belum memperoleh kepastian mengenai kelanjutan kiprahnya sebagai pelatih Manchester United.

Situasi itu masih menyelimuti Carrick menjelang duel penting melawan Aston Villa di Old Trafford, Minggu malam, serta jeda internasional yang akan berlangsung setelahnya.

Advertisement

Kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di kandang sendiri dua pekan lalu sempat membuat posisi Carrick berada di ujung tanduk. Saat itu, banyak pihak memperkirakan laga tersebut menjadi pertandingan terakhirnya bersama Setan Merah.

Namun, manajemen MU akhirnya menyampaikan bahwa mantan kapten klub itu masih diberi waktu untuk membenahi keadaan. Meski begitu, tidak ada batas waktu yang ditetapkan.

Kemenangan dramatis atas Roma di Liga Champions pada Rabu dini hari WIB memang menjadi hasil positif bagi Carrick.

MU mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol pada babak pertama dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2.

 

Dapatkan jadwal komplet Liga Inggris 2026/2027 di sini.


Belum Terima Jaminan

Hal itu disampaikan MU di laman resmi klub pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Tampak dalam foto, Michael Carrick saat masih menjadi pelatih sementara Manchester United melihat arlojinya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 2 Desember 2021. (Oli SCARFF/AFP)

Akan tetapi, hasil tersebut belum sepenuhnya menghapus persoalan yang membayangi MU. Sebelum mengalahkan Roma, Setan Merah melewati sembilan pertandingan tanpa kemenangan.

MU bahkan masuk ke zona degradasi setelah Nottingham Forest menundukkan Manchester City, Minggu dini hari WIB.

Carrick mengaku belum menerima jaminan dirinya akan tetap menangani MU setelah pertandingan akhir pekan ini.

"Tidak, saya hanya menjalani semuanya seperti biasa," jawab Carrick ketika ditanya apakah sudah mendapat kepastian untuk melanjutkan tugasnya.

Ia juga menegaskan tidak merasa diliputi ketidakpastian saat mempersiapkan tim menghadapi Aston Villa.

"Tidak, tidak. Apa pun yang terjadi dalam pertandingan nanti, kami harus mempersiapkannya dengan baik. Saya menantikan laga tersebut," ujar Carrick.


Manfaat Jeda Internasional

Selebrasi pemain Manchester United (AFP)

Setelah menghadapi Villa, MU akan memasuki jeda internasional selama dua pekan. Carrick menilai periode itu dapat dimanfaatkan untuk memulihkan energi sejumlah pemain dan staf.

Namun, ia merasa tidak membutuhkan waktu istirahat tambahan, meski mendapat tekanan besar dalam beberapa pekan terakhir.

"Jeda internasional selalu menjadi waktu ketika, bagi para pemain yang tidak pergi membela negaranya dan juga staf, ada sedikit kesempatan untuk mengisi kembali energi dan menyegarkan diri," kata Carrick.

Menurutnya, pemain yang menjalani tugas internasional juga bisa mendapatkan suasana baru.

"Ada unsur seperti itu, tetapi saya sendiri tidak terlalu membutuhkannya. Saya baik-baik saja seperti sekarang," lanjutnya.


Pertahankan Momentum

Pelatih kepala Manchester United Michael Carrick, kiri, memeluk Shea Lacey usai pertandingan fase pembuka Liga Champions antara Manchester United dan AS Roma di Manchester, Inggris, Rabu (4-11-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Tekanan yang mengiringi MU dalam beberapa pekan terakhir tampaknya turut terasa di Old Trafford.

Carrick kini berharap kemenangan atas Roma bisa menjadi pijakan bagi para pemain untuk keluar dari situasi sulit yang mereka hadapi.

"Momentum dalam olahraga sangat besar pengaruhnya," ucap Carrick.

"Momentum di dalam pertandingan, dari hari ke hari, pekan ke pekan, dan dari satu laga ke laga berikutnya, semuanya sangat penting. Terkadang sulit untuk mengukur keberadaannya, tetapi mengikuti perasaan dan emosi yang muncul juga merupakan hal penting," imbuh pelatih berusia 45 tahun itu.

 

Sumber: RTE

Berita Terkait