Bola.com, Jakarta - Komite Banding FIFA, Jumat (7-11-2026), mengambil keputusan terkait banding yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) atas sanksi terhadap sejumlah pemain tim nasional setelah insiden pascafinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
World Soccer Talk melaporkan, Komite Banding FIFA menerima sebagian permohonan AFA.
Hukuman bek kanan, Nahuel Molina, dikurangi, sementara sanksi terhadap gelandang Leandro Paredes tetap dipertahankan.
Sebelumnya, Molina dijatuhi skorsing selama tujuh pertandingan dan denda sebesar 90.000 dolar AS (Rp1,63 miliar).
Setelah banding dikabulkan sebagian, hukumannya kini dipangkas menjadi empat pertandingan dengan denda 60.000 dolar AS (Rp1,09 miliar.)
Hukuman Paredes Tak Berubah
Argentina telah menjalani tiga pertandingan tanpa Molina selama jendela internasional Oktober, yakni masing-masing melawan Bolivia, Benin, dan Burkina Faso.
Dengan demikian, pemain berusia 28 tahun tersebut hanya perlu melewatkan satu pertandingan lagi sebelum kembali tersedia untuk memperkuat Timnas Argentina
Berbeda dengan Molina, Paredes tidak mendapatkan pengurangan hukuman.
FIFA tetap mempertahankan skorsing 10 pertandingan dan denda 90.000 dolar AS (Rp1,63 miliar) yang sebelumnya dijatuhkan Komite Disiplin, Agustus lalu.
Sanksi tersebut diberikan menyusul bentrokan antara Paredes dengan pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi, setelah final Piala Dunia 2026 yang dimenangi Spanyol dengan skor 1-0.
Keputusan FIFA Lainnya
Dari total 10 pertandingan, Paredes telah menjalani tiga laga skorsing. Artinya, mantan gelandang PSG dan Juventus tersebut masih harus absen dalam tujuh pertandingan bersama La Albiceleste.
Dengan ketentuan pertandingan persahabatan dan laga resmi CONMEBOL dapat diperhitungkan dalam masa hukuman, Paredes diperkirakan belum bisa kembali membela Argentina, setidaknya hingga September 2027.
Keputusan Komite Banding FIFA, Senin lalu itu, tidak hanya menyangkut Molina dan Paredes.
FIFA juga menguatkan sanksi terhadap AFA terkait chant diskriminatif yang terdengar selama pertandingan Piala Dunia 2026.
Sanksi yang dijatuhkan pada Agustus 2026 itu mencakup denda sebesar 240.000 paun (Rp5,8 miliar) serta pembatasan jumlah penonton dalam pertandingan tim nasional.
Kasus tersebut berkaitan dengan sejumlah pertandingan Argentina melawan Tanjung Verde, Mesir, Swiss, Inggris, dan Spanyol.
AFA Berniat ke CAS
Selain itu, dua anggota delegasi Argentina turut terkena hukuman.
Thiago Almada dijatuhi skorsing satu pertandingan, sedangkan anggota staf pelatih, Roberto Ayala, mendapat larangan mendampingi tim selama tiga pertandingan.
Di sisi lain, AFA menyatakan tidak puas dengan keputusan Komite Banding FIFA. Mereka berencana meminta penjelasan lebih lanjut sekaligus membawa perkara tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Menurut AFA, terdapat sejumlah argumen berdasarkan fakta dan hukum yang dapat menjadi dasar untuk meminta peninjauan ulang terhadap keputusan FIFA.
Sumber: World Soccer Talk