BRI Super League: Oscar Bruzon Akui Bhayangkara FC Kehilangan Energi saat Ditahan PSS

BRI Super League: Oscar Bruzon Akui Bhayangkara FC Kehilangan Energi saat Ditahan Imbang PSS

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 08 November 2026, 22:35 WIB
Pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon. (Bola.com/Ana Dewi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, mengakui timnya tidak tampil maksimal saat ditahan PSS Sleman 1-1 pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (8/11/2026) sore WIB.

Gol Bhayangkara FC dicetak Sani Rizki pada menit ke-76. Sementara tuan rumah unggul lebih dulu melalui tandukan Jajang Mulyana di menit ke-50.

Advertisement

"Pertandingan yang sangat sulit bagi kami terutama karena harus melakoni pertandingan League Cup di tengah pekan. Saya merasa bahwa hari ini kami sedikit kekurangan energi di semua area lapangan," ujar Oscar seusai laga.

"Saya melihat bahwa PSS unggul dalam hal energi, bola kedua, dan duel, mereka berada di atas kami. Meskipun begitu, pertandingan ditentukan karena kami tidak mengonversi peluang kami di babak pertama."

"Kami memiliki tiga peluang terbuka yang seharusnya bisa kami cetak gol dan setelah itu jalannya pertandingan akan sangat berbeda. Hari ini kami memiliki penguasaan yang lebih tinggi."

"Saya tetap tidak mengerti bagaimana mereka bisa mencetak gol dari situasi sepak pojok dan jauh dari gawang kami, ketika kami telah melatih situasi-situasi ini sepanjang minggu dan setelah gol itu pertandingan berubah," lanjutnya.

 


Mengubah Formasi

Duel di udara dilakukan winger PSS Sleman, Riko Simanjuntak melawan bek kiri Bhayangkara FC, Firza Andika dalam laga pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/11/2026) sore WIB. (Dok. PSS)

Oscar kemudian mengubah pendekatan permainan. Langkah itu dilakukan agar Bhayangkara FC punya lebih banyak pemain di area depan dan bisa memberikan tekanan lebih besar kepada tuan rumah.

"Pertandingan menjadi jauh lebih sulit bagi kami. Kami harus mengubah formasi. Kami beralih dari 5-3-2 ke 4-3-3 karena kami ingin memenangkan pertandingan dan memiliki lebih banyak pemain di lini depan," katanya.

"Setidaknya benar bahwa begitu PSS mencetak gol, mereka bermain lebih bertahan dengan blok rendah-menengah dan mencoba memanfaatkan serangan balik. Hal positifnya adalah kami tidak pulang dengan nol poin. Kami bisa meraih hasil imbang tetapi target dari pertandingan ini adalah mengincar tiga poin."

"Jadi, selamat kepada tim lawan atas pertandingan bagus yang mereka mainkan, dan kami perlu mengevaluasi, terus memikirkan cara untuk meningkatkan performa tim karena kami tidak berada di posisi yang kami inginkan," imbuh Oscar.

 


Pertandingan Sulit

Winger Bhayangkara FC, Sani Rizki. (Bola.com/Ana Dewi)

Sementara itu, winger Bhayangkara FC Sani Rizki mengakui laga tidak berjalan mudah. Ia berharap timnya bisa segera melakukan pembenahan agar mampu meraih hasil lebih baik.

"Ya, tentunya untuk laga pada sore hari ini ya sangat berat ya bagi kami. Ya, kami ketinggalan dulu 1-0. Bersyukur atas pertandingan sore hari ini," ucap Sani.

"Mungkin ke depannya kami harus evaluasi betul yang dibilang coach. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa memaksimalkan hasil tiga poin," sambungnya.

Hasil imbang tersebut membuat Bhayangkara FC belum beranjak dari posisi kesembilan klasemen sementara BRI Super League. The Guardians kini mengoleksi 12 poin dari sembilan laga.


Yuk Tengok Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait