Sukses


Kurniawan Dwi Yulianto dan Yanto Basna Telan Pil Pahit di Malaysia dan Thailand

Bola.com, Kuala Lumpur - Gaung sepak bola di kawasan Asia Tenggara mulai menggema. Sejumlah kompetisi kembali digulirkan setelah sempat dihentikan akibat pandemi COVID-19.

Malaysia dan Thailand, misalnya. Ada dua wakil Indonesia yang berjuang di dua negara tersebut, Kurniawan Dwi Yulianto bersama Sabah FA dan Yanto Basna dengan PT Prachuap.

Liga Super Malaysia lebih dulu dilanjutkan dibanding Thai League 1. Kompetisi kasta teratas di Negeri Jiran itu kembali dimulai pada 22 Agustus 2020.

Kurniawan Dwi Yulianto berperan sebagai pelatih di Sabah FA. Sejak periode tersebut, timnya telah menjalani tiga pertandingan dan masih puasa kemenangan.

Sabah FA dibekap Terengganu 0-4, dihajar Selangor FA 1-2, dan hanya bermain imbang 1-1 melawan Petaling Jaya.

Tanpa kemenangan sejak kompetisi digulirkan, Sabah FA terpuruk di zona degradasi. Armada Kurniawan Dwi Yulianto ini berada di peringkat ke-11 dari 12 peserta. Sabah FA hanya mampu mengoleksi enam poin hasil dari satu kemenangan, tiga imbang, dan tiga kali kalah.

2 dari 3 halaman

Bagaimana dengan Kabar Yanto Basna?

Sementara itu, Thai League 1 baru kembali digulirkan pada 12 September 2020. PT Prachuap bersama Yanto Basna mengawali lanjutan kompetisi dengan kekalahan.

Yanto Basna dan kawan-kawan tunduk di tangan juara bertahan, Chiangrai United dengan skor 0-1.

Jika ditotalkan, PT Prachuap masih paceklik kemenangan di Thai League 1. Tim berjulukan The Killer Wasp ini terpuruk di peringkat ke-14 klasemen sementara hingga kelima dari 16 kontestan.

Yanto Basna cs. baru memetik satu poin hasil dari sekali imbang dan empat kali menelan kekalahan.

Di balik pencapaian buruk PT Prachuap, masih ada hasil positif yang dapat dipetik oleh Yanto Basna. Bek berusia 25 tahun itu selalu bermain sebagai starter dalam lima pertandingan tanpa sekalipun diganti.

 

Sumber: Soccerway

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer