Bola.com, Turin - Juventus kembali tertimpa masalah. Gelandang Juventus, Nicolo Fagioli, diduga terlibat aktivitas judi online sehingga diperiksa pihak berwenang.
Seperti yang sudah diketahui, Juventus saat ini berada dalam situasi yang sulit. Beberapa bulan terakhir, tim asal Turin itu mengalami masalah keuangan yang cukup pelik.
Baca Juga
Juventus Alami Penurunan Performa, Thiago Motta: Kami Perlu Lebih Agresif dan Seimbang
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Pangkas Jarak dengan Napoli, Juventus Digeser Atalanta
Hasil Lengkap Liga Italia Tadi Malam: Inter Milan Menang Telak, Juventus Ditahan Imbang, Venezia Rebut 3 Poin Tanpa Jay Idzes
Advertisement
Baru-baru ini, Si Nyonya Tua kembali dihadapkan dengan masalah. Gelandang mereka, Paul Pogba, positif mengonsumsi doping.
La Stampa melaporkan, Rabu (11/10/2023), ada satu lagi masalah menimpa Juventus. Gelandang muda Nicolo Fagioli harus berhadapan dengan aparat karena kasus judi online.
--
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Larangan Keras
Menurut laporan tersebut, Fagioli saat ini diperiksa kejaksaan Turin karena diduga melakukan aktivitas judi online.
Sang pemain dikabarkan mulai diendus bermain judi online sejak 30 Agustus 2023. Alhasil pihak berwajib memeriksa jejak digital sang pemain, mulai data, transaksi sang pemain.
Pesepak bola profesional dilarang terlibat dalam aktivitas perjudian apa pun. Alhasil jika terbukti bersalah, maka Fagioli harus mendapatkan ganjarannya.
Advertisement
Hukuman Berat
Laporan yang sama mengklaim jika terbukti bersalah, Fagioli akan mendapatkan hukuman berat.Pertama-tama ia harus membayar denda. Nominalnya ada di angka 25 ribu euro atau sekitar Rp416 juta.
Ia juga akan dibekukan dari sepak bola profesional selama tiga tahun.
Fagioli bukan satu-satunya pemain profesional yang terlibat dalam kasus perjudian. Striker Brentford, Ivan Toney juga saat ini diskors hampir satu tahun karena ia ketahuan berjudi.
Sumber: Football Italia
Disadur dari: Bola.net (Penulis Serafin Unus Pasi, published 11/10/2023)