Sukses


Ajax, Lazio sampai MU Layak Panik Musim Ini: Posisinya Lagi Nyungsep, Ada Masalah Apa Sih?

Bola.com, Jakarta - Kompetisi negara-negara kuat Eropa telah memulai awal musim 2023/2024. Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Prancis, Liga Belanda, sampai Liga Jerman sudah melewati beberapa pertandingan.

Klub-klub tradisi masih menunjukkan taringnya, paling tidak dalam tren positif di papan atas kompetisi masing-masing. Manchester City di Liga Inggris misalnya, Real Madrid di Liga Spanyol, atau Inter Milan di Liga Italia.

Namun ada juga klub yang sebenarnya punya nama besar dan habitat di papan atas, justru malah lagi nyungsep alias terpuruk. Bahkan ada yang berada di zona merah dan rawan turun kasta padahal baru di awal musim.

Tentu hal ini mengundang kepanikan tersendiri dari para klub yang sedang bapuk. Paling menyita perhatian tentunya Manchester United (MU) yang tercecer di papan tengah Liga Inggris. Masih ada tim lain yang punya situasi yang sama, yuk simak daftarnya di bawah ini.

==

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 
2 dari 7 halaman

Lyon

Olympique Lyon dikenal sebagai tim besar dan sejarah panjang di Liga Prancis. Bahkan menjadi tim tersukses selain PSG.

Setelah finis di peringkat ketujuh atau kedelapan di Ligue 1 selama tiga dari empat musim terakhir, Lyon tersendat musim ini. Mereka mengalami problem keuangan dengan dana terbatas untuk membangun kekuatan.

Lyon banyak mengandalkan pemain semacam Rayan Cherki atau Alexandre Lacazette yang berusia sudah 32 tahun. Saat ini mereka berada di posisi ke-17 klasemen Ligue 1, bisa saja Lyon terdegradasi apabila tidak bisa bangkit.

Lyon menjadi tim yang kemasukan gol terbanyak kedua di Liga Prancis. Hasilnya, mereka memecat Laurent Blanc pada pertengahan September dan merekrut Fabio Grosso, dan mereka hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan pertamanya.

3 dari 7 halaman

Ajax

Liga Belanda atau Eredivisie identik dengan Ajax Amsterdam sebagai tim tersukses. Ajax adalah tim besar, penghasil pemain berbakat, dan sering juara.

Sébastien Haller, André Onana, Lisandro Martínez, Antony, Noussair Mazraoui, Ryan Gravenberch dan manajer Erik ten Hag semuanya hengkang pada musim panas 2022. Ajax merosot ke posisi ketiga, dan terus menurun.

Puncaknya adalah saat ini Ajax berada di peringkat ke-16 Liga Belanda. Serta posisi ketiga di fase grup Europa League dan membuat sosok Sven Mislintat dicopot dari jabatan direktur olahraga.

4 dari 7 halaman

MU

Sangat mengherankan saat nama MU ada di daftar ini. Apa yang salah sebenarnya di tubuh tim Setan Merah? Mereka finis di urutan ketiga dan lolos ke Liga Champions musim lalu di bawah naungan Erik ten Hag.

MU juga melakukan penambahan pemain dengan mendatangkan Andre Onana dan Rasmus Hojlun, namun hal itu masih belum cukup. MU meraih empat kemenangan liga mereka diraih melawan tim-tim yang berperingkat antara 13 dan 18, dan semuanya diraih dengan satu gol.

Mereka telah melawan tiga tim enam besar dan kalah dari mereka dengan skor gabungan 8-2. Mereka juga kalah dalam dua pertandingan pertama Liga Champions dari Bayern Munchen dan Galatasaray.

MU saat ini duduk di urutan ke-10 Premier League dan juru kunci di fase grup Liga Champions.

5 dari 7 halaman

Villarreal

Villarreal dikenal sebagai tim kuda hitamnya Spanyol dan sering membuat kejutan di level Eropa. The Yellow Submarine menjuarai Liga Europa pada 2021, lalu mencapai semifinal Liga Champions setahun kemudian.

Begitu juga di kompetisi domestik, mereka finis di antara posisi kelima dan ketujuh di La Liga dalam delapan dari 10 musim terakhir, dan finis di posisi kelima pada musim 2022/2023.

Villarreal banyak menjual pemain musim panas kemarin. Nicolas Jackson dibuang ke Chelsea, Samuel Chukwueze ke AC Milan, dan bek Pau Torres juga hengkang ke Aston Villa.

Pelatih Quique Setien dengan cepat dipecat pada awal September, manajer pengganti Pacheta hanya sedikit memperbaiki keadaan. Villarreal ada di peringkat 16 La Liga, serta peringkat kedua Grup F Liga Europa.

6 dari 7 halaman

Lazio

Predikat tim kuda hitam dari Italia berhasil kembali didapat Lazio musim lalu dengan finis di empat besar dan lolos ke Liga Champions. Mereka adalah runner-up Serie A musim lalu setelah Juventus terkena sanksi atas kasus capital gain.

Tapi musim ini mereka terjun bebas dengan berada di peringkat 13 Serie A, serta peringkat kedua Grup E Liga Champions. Lazio menjual bintangnya Sergej Milinkovic-Savic ke klub Arab Saudi.

Lazio kalah tiga kali dari empat pertandingan pertama mereka dan bermain imbang dengan Monza, yang mengimbangi efek kemenangan awal atas Napoli. Dari pemain baru mereka, hanya gelandang Nicolo Rovella, yang dipinjamkan selama dua tahun dari Juventus, yang benar-benar memberikan banyak kontribusi.

7 dari 7 halaman

Union Berlin

Musim hebat Union Berlin musim lalu, belum menular untuk musim 2023/2024. Musim lalu mereka bisa bersaing hingga di posisi empat besar dan akhirnya menembus zona Liga Champions.

Tapi kehebatan mereka tak banyak terbukti musim ini. Union Berlin untuk sementara melorot ke peringkat 13 Bundesliga, dan peringkat keempat Grup C Liga Champions.

Cedera Sami Khedira membuat kekuatan lini tengah mereka menurun. Karena cedera betis yang parah, dia hanya bermain dalam satu pertandingan musim ini.

Bek tengah Robin Knoche juga telah melewatkan lima pertandingan, dan pemain andalan lainnya seperti penyerang Sheraldo Becker dan gelandang Janik Haberer belum bertaji.

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer