Bola.com, Jakarta - Inter Milan menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Serie A musim ini usai membungkam Sassuolo dengan skor telak 5-0 pada pekan ke-24 di Mapei Stadium, Minggu 8 Februari 2026.
Nerazzurri tampil dominan sejak awal laga dan efektif memanfaatkan setiap celah pertahanan tuan rumah. Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih 10 kemenangan dari 11 laga terakhir Serie A dan tetap solid meski tanpa beberapa pemain kunci seperti Nicolò Barella, Hakan Calhanoglu, dan Denzel Dumfries.
Sassuolo sempat mengancam di menit pertama, namun Federico Dimarco melakukan sapuan krusial di garis gawang yang menjadi titik balik pertandingan. Tak lama berselang, Inter unggul lewat sundulan Yann Bisseck memanfaatkan sepak pojok Dimarco.
Dominasi Inter berlanjut hingga Marcus Thuram menggandakan keunggulan melalui penyelesaian jarak dekat. Gol Sassuolo jelang turun minum dianulir karena offside, membuat Inter menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Mengamuk
Memasuki babak kedua, Inter kian menggila. Gol ketiga dicetak Lautaro Martinez pada menit ke-50 setelah memanfaatkan kesalahan sapuan lini belakang Sassuolo. Penyerang asal Argentina itu mengontrol bola dengan dada sebelum menyelesaikannya dengan tembakan first-time.
Gol tersebut memiliki makna khusus karena membuat Lautaro menyamai rekor Roberto Boninsegna sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah Inter.
Petaka Sassuolo semakin lengkap ketika Manuel Akanji mencetak gol keempat hanya empat menit berselang, lagi-lagi dari situasi sepak pojok Dimarco. Protes keras Nemanja Matic terhadap wasit berujung kartu kuning kedua dan kartu merah, membuat Sassuolo harus bermain dengan 10 orang.
Unggul jumlah pemain, Inter semakin leluasa mengendalikan permainan. Meski kiper Arijanet Muric beberapa kali melakukan penyelamatan, ia kembali melakukan kesalahan fatal di menit ke-89. Luis Henrique memanfaatkan posisi Muric yang terlalu maju, mengontrol bola dengan dada, lalu melepaskan setengah voli keras yang menghujam atap gawang untuk menutup kemenangan 5-0 Inter.
Kemenangan ini semakin menegaskan status Inter sebagai tim dengan performa paling konsisten di Serie A musim ini, sekaligus memperlihatkan betapa vitalnya peran Federico Dimarco yang mencatatkan tiga assist dalam satu pertandingan.
Juventus Imbang
Sementara itu di Turin, drama tersaji di Allianz Stadium ketika Juventus berhasil menyelamatkan satu poin usai bermain imbang 2-2 melawan Lazio. Bianconeri menunjukkan mental pantang menyerah dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menyamakan kedudukan di menit ke-96 melalui sundulan Pierre Kalulu.
Juventus datang ke laga ini dengan tekanan besar setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Atalanta di perempat final Coppa Italia. Namun kabar baik datang sebelum laga dimulai, di mana Kenan Yildiz resmi memperpanjang kontraknya dan cukup fit untuk tampil sebagai starter.
Lazio justru tampil lebih efektif di babak pertama. Setelah beberapa peluang Juventus gagal berbuah gol, tim tamu memecah kebuntuan di masa injury time babak pertama. Daniel Maldini merebut bola dari Manuel Locatelli dan mengalirkannya kepada Pedro, yang melepaskan tembakan menyilang dengan sedikit defleksi untuk menaklukkan Michele Di Gregorio.
Keunggulan Lazio bertambah cepat di awal babak kedua. Gustav Isaksen memanfaatkan umpan panjang Danilo Cataldi, memenangkan duel fisik, dan melepaskan tembakan keras dari sudut sempit untuk mengubah skor menjadi 2-0. Juventus pun berada di ujung tanduk.
Namun, tuan rumah tak menyerah. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59 ketika Weston McKennie menyundul bola hasil umpan silang Andrea Cambiaso untuk memperkecil ketertinggalan. Gol ini menghidupkan kembali semangat Juve dan memicu serangan bertubi-tubi ke pertahanan Lazio.
Lazio sejatinya memiliki peluang emas untuk mengunci kemenangan, tetapi Tijjani Noslin gagal memanfaatkannya. Kegagalan itu menjadi mahal, karena pada menit ke-96, Jeremie Boga mengirim umpan silang sempurna yang disambut sundulan Kalulu dari jarak dekat, memaksa laga berakhir imbang 2-2.
Hasil ini menjadi bukti ketangguhan mental Juventus, meski mereka masih harus berbenah dalam hal konsistensi permainan. Di sisi lain, Lazio harus menelan kekecewaan karena kemenangan yang sudah di depan mata sirna pada detik-detik terakhir.
bola:strip_icc()/kly-media-production/avatars/360978/original/038211000_1460445522-Wiwig.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496699/original/041911600_1770589990-000_96LN2RG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496700/original/007195300_1770589991-000_96LQ3T3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496701/original/085507400_1770589991-000_96M24UT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496717/original/017222500_1770597143-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496699/original/041911600_1770589990-000_96LN2RG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496523/original/066199900_1770545104-image0.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5313554/original/014193100_1755011665-GyJ5c66aEAIeZPd.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495415/original/009162000_1770369476-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489476/original/037355100_1769872866-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496205/original/092069500_1770489953-12.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469659/original/035473400_1768147710-AP26011538947384.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496149/original/094873000_1770480340-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-45.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5275878/original/061746500_1751938886-jordi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445157/original/014320200_1765812035-WhatsApp_Image_2025-12-15_at_10.13.50_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496169/original/088388500_1770481437-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-30.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489612/original/057360500_1769913275-jay_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492340/original/064382500_1770169383-Sassuolo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465187/original/045714000_1767760900-sassuolo_vs_Juventus-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496656/original/091444500_1770565189-85516.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496149/original/094873000_1770480340-20260207BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Iran_Final_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-45.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495753/original/010090000_1770427969-persib_vs_malut-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496515/original/005888800_1770542729-kkjhe_vs_brian-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496337/original/089358400_1770527428-HSS_Series_7___Paris_Pernandes_vs_Rudy_Golden_Boy-12.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495598/original/ief_Operating_Officer_BAIC_Indonesia_Dhani_Yahya___CEO_Senyawa_Entertainment_Reza_Wibisana_Subekti_pada_acara_kerja_sama_BAIC___CLash_of_legends_di_Indonesia_International_Motor_Show.__5_02_2026__.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496819/original/074482200_1770605285-Banjir_di_lereng_Gunung_Tambora.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/938047/original/010519800_1437993539-PIC-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494724/original/099508900_1770310582-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_23.13.03.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496162/original/053865000_1770480756-narkoba_2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2926228/original/026166800_1569851571-weapon-1038947_1920.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496135/original/019775800_1770478413-1000985735.jpg)