Sukses


Singa Mania Turun ke Jalan Lagi demi Rekonsiliasi Menpora-PSSI

Bola.com, Palembang - Belum adanya titik terang penyelesaian konflik sepak bola nasional terus mendapatkan keprihatinan, termasuk dari kelompok suporter Sriwijaya FC, Singa Mania. Kelompok yang mendukung Laskar Wong Kito dari tribun utara Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ini berharap momentum hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei dapat dijadikan ajang rekonsiliasi Menpora dan PSSI.

Singa Mania sudah menggelar aksi serupa dengan tema 'Stop Kegaduhan Sepak Bola Nasional. Menpora-PSSI Berdamailah', pada Selasa (5/5).

"Kami tidak boleh menyerah untuk berusaha. Kami berharap pada 20 Mei yang diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional, kedua pihak baik Menpora maupun PSSI dapat duduk bersama mencari penyelesaian terbaik," ujar Ketua Umum Singa Mania, Ariyadi Eko.

Menurut Ariyadi, Kebangkitan Nasional yang terjadi pada 20 Mei 1908 memberikan pelajaran bagaimana pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa untuk melawan penjajah yang selama berabad-abad mencengkeram tanah air.

"Hari itu merupakan titik balik perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan, dari perjuangan lokal bersenjata menjadi organisasi kebangsaan yang memunculkan perlawanan nasional," jelasnya.

Kini setelah puluhan tahun merdeka, Ariyadi mengungkapkan Imam Nachrawi dan La Nyalla Mattalitti harus mempunyai sikap malu terhadap para pendahulu yang sudah berjuang demi kemerdekaan bangsa.

"Mereka harus menghentikan sikap ketidakdewasaan yang dapat berpotensi merusak kesatuan bangsa. Sepak bola saat ini merupakan olah raga paling populer di Indonesia dan punya banyak penggemar. Jangan sampai ada pertikaian yang terjadi sesama anak negeri karena masalah ini," kecamnya.

Sanksi FIFA yang membayangi PSSI, menurut Singa Mania juga harus cepat menjadi perhatian serius dan diupayakan untuk dihindari.

"Lihat bagaimana Persib dan Persipura yang sudah berjuang di Piala AFC. Keduanya tim berhasil menjadi juara grup dan akan kembali bertanding. Apakah hanya karena ego keduanya semua akan menjadi sia-sia," ungkap Ariyanto.

Itulah mengapa Singa Mania memastikan pada 20 Mei akan kembali turun ke jalan.

"Singa Mania nanti akan membacakan cerita perjuangan Dr Soetomo, Dr Wahidin Soedirohoesodo, Dr Goenawan, dan Soewardi Soerjoningrat saat membentuk Budi Utomo, yang akhirnya membangkitkan kesadaran persatuan dan kesatuan serta nasionalisme di kalangan pemuda. Kini akankah karena konflik Menpora-PSSI, kisah itu hanya akan menjadi pelajaran untuk anak SD semata," tutur Ariyanto.

Baca Juga :

Pemain Sriwijaya FC Segera Ditarik dari Masa Liburan

Ini Harapan Irfan Bachdim soal Konflik PSSI-Menpora

Victor Igbonefo Puasa Bicara Selama Kisruh Menpora-PSSI


















 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Video Populer

Foto Populer