Sukses


Beri Cek Bodong, Bos Sragen United Dilaporkan ke Polisi

Bola.com, Sragen - Bos Sragen United, Indika Wijaya Kusuma dilaporkan oleh pemilik Laga FC, Haruna Soemitro karena dinilai memberikan cek kosong saat proses pembelian saham klub.

Sebelumnya, Sragen United terjerat permasalahan tunggakan gaji pemain selama dua bulan yang menyebabkan tim tersebut harus ditangani oleh Asprov PSSI Jateng.

''Sudah kami laporkan ke Polda Metro Jaya atas tindak penipuan. Karena cek uang muka pembelian saham ternyata tidak bisa dicairkan. Kami jelas dirugikan karena hal ini,'' kata Haruna, Selasa (4/7/2017).

Pria yang juga manajer Madura United itu menceritakan, saham Laga FC lewat PT Laga Nusantara Mandiri disepakati dijual ke Indika Wijaya dengan PT Indika Sragen Utama sebesar Rp 5 miliar. Proses pembelian dilakukan di Hotel Aston Solo, 27 Februari 2017 dengan disaksikan Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Heru Nugroho.

Dika lantas cek sebesar Rp 5 miliar sebagai nominal pembelian yang telah disepakati. Hanya saja, cek tersebut ternyata tak bisa dicairkan sehingga, lanjut Haruna membuat pihaknya naik pitam.

''Saat hendak kami cairkan ternyata tidak bisa. Ceknya tidak bisa dicairkan sehingga kami merasa ditipu,'' ujar dia.

Haruna menambahkan, pihaknya semakin kesal lantaran komunikasi dengan Dika terputus. Menurutnya, sejak jatuh tempo pencairan, beberapa kali pihaknya menghubungi telepon selulernya sudah tak aktif lagi. Beberapa langkah lain seperti keinginan bertemu langsung juga tak mendapat respons.

''Itu yang membuat kami akhirnya melaporkan resmi ke Polda Metro Jaya.

Permasalahan yang mendera tim Laskar Gajah Purba membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya turun tangan. Operator kompetisi itu sementara menunjuk Asprov PSSI Jateng sebagai pengelola Sragen United menghadapi sisa laga kompetisi sembari menunggu konflik internal selesai. Stadion Citarum, Semarang bakal jadi markas sementara mereka.

Video Populer

Foto Populer