Sukses


Askot PSSI Yogyakarta Mendorong Perbaikan Sepak Bola Nasional

Bola.com, Yogyakarta - Kasus Match fixing yang merebak membuat Asosiasi Kota (Askot) PSSI Yogyakarta ikut bereaksi. Melalui ketua umumnya, M. Irham, Asprov PSSI Yogyakarta mendorong untuk perbaikan sepak bola nasional.

Satgas Anti-Mafia Bola bentukan Kapolri Tito Karnavian telah bekerja dengan menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat.

Irham menyebut adanya dugaan pengaturan skor dan pertandingan pada kompetisi nasional turut mengundang keprihatinan Askot PSSI Yogyakarta.

"Untuk itu kami mengajak seluruh teman-teman perangkat pertandingan dan seluruh stakeholder baik di Yogyakarta khususnya dan Indonesia umumnya untuk berani bicara sesuai fakta yang ada. Ini momen yang pas bagi perubahan sepak bola yang lebih baik," ujarnya di kantor PSSI Kota Yogyakarta, Jumat (18/1/2019).

Pihaknya juga sangat mendukung keberadaan dan tugas Satgas Anti-Mafia Bola yang sejauh telah menetapkan 10 tersangka kasus dugaan match fixing. Asprov PSSI Yogyakarta sebagai kepanjangan tangan dari PSSI pusat, menyatakan siap mendukung dan bekerja dengan Satgas Anti-Mafia Bola.

"Meski tidak dalam bentuk formal, pasti kami koordinasi dengan teman-teman Askot dan Askab lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, tim advokasi Askot PSSI Yogyakarta, Tauffiqurahman, meminta setiap insan yang punya informasi tentang polemik sepak bola nasional untuk berani bicara terbuka dan memberikan informasi kepada Satgas Anti-Mafia Bola.

Tim advokasi Asprov PSSI Yogyakarta mengaku siap memberikan pendampingan hukum dalam kapasitas tertentu.

"Siapa pun itu, setiap insan yang punya informasi soal polemik sepak bola ini untuk menyampaikan ke satgas agar memperlancar tugas mereka. Kita tak mau kan kalau kinerja satgas garang di awal, tapi melempem di menit-menit akhir," ujar Taufiq.

Wajah Tegang Pemain Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2019

Tutup Video

Video Populer

Foto Populer