Sukses


5 Gelandang Kreatif yang Akan Tampil Menghibur di Shopee Liga 1 2019

Bola.com, Jakarta - Shopee Liga 1 2019 akan berlangsung ketat dan menarik sepanjang musim. Hal itu karena hadirnya gelandang-gelandang yang tampil apik di lini tengah dan membuat permainan sepak bola menjadi menghibur.

Sebanyak 18 klub peserta Shopee Liga 1 2019 menatap percaya diri musim ini karena dihuni materi pemain berkualitas.

Dalam sepak bola, kunci sebuah kemenangan tak hanya dari tajamnya lini depan atau kukuhnya lini belakang. Ada peran tersembunyi dari sang pengatur serangan bernama gelandang.

Para gelandang biasanya merupakan sosok jenius yang mampu menjadi solusi pemecah kebuntuan. Tak hanya mengandalkan kualitas individu, seorang gelandang kreatif bisa melihat celah untuk mengalirkan bola yang nantinya diteruskan oleh rekan setimnya menjadi gol.

Selain itu, mereka juga biasanya memiliki keahlian lain. Contohnya, kualitas tendangan bebas yang akurat hingga tembakan spekulasi jarak jauh yang tak jarang berbuah gol.

Lantas, siapa saja gelandang kreatif yang akan bersinar? Berikut ini 5 gelandang kreatif yang akan membuat Shopee Liga 1 2019 semakin menarik untuk disaksikan versi Bola.com:

2 dari 6 halaman

Paulo Sergio (Bali United)

Gelandang Bali United, Paulo Sergio, bersiap melepas umpan saat melawan Bhayangkara FC pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (14/3). Bhayangkara menang 4-1 atas Bali. (Bola.com/Yoppy Renato)

Paulo Sergio bergabung dengan Bali United pada setelah musim 2018 berakhir. Bermain di lini tengah, pemain asal Portugal itu selalu menjadi motor serangan yang kreatif.

Kepiawaiannya dalam membangun serangan menjadi alasan Stefano Cugurra Teco memboyongnya ke Bali United. Tak hanya itu, pemain yang merupakan jebolan akademi Sporting CP itu juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol.

Peran Paulo Sergio di Bali United sangat penting. Hal itu dibuktikan klub asal Pulau Dewata hanya kalah sekali sejak kedatangan Paulo Sergio. Pada laga pembuka Shopee Liga 1 2019, Paulo Sergio berhasil mencetak satu gol ke gawang Persebaya Surabaya (16/5/2019).

3 dari 6 halaman

Bruno Matos (Persija Jakarta)

Penyerang Persija Jakarta, Bruno Matos, mengontrol bola saat melawan Shan United pada laga Piala AFC 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (15/5). Persija menang 6-1 atas Shan United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bruno Matos bergabung dengan Persija Jakarta pada awal 2019. Kehadiran Matos langsung menghadirkan warna tersendiri di lini tengah Macan Kemayoran.

Pemain asal Brasil itu berhasil menjadi motor serangan Persija di lini tengah. Matos juga memiliki keahlian dalam mengeksekusi bola dari tendangan bebas.

Selain menjadi motor serangan Persija, Matos juga mampu diandalkan untuk memecah kebuntuan. Sejauh ini, Bruno Matos sudah mencetak tujuh gol buat Persija pada 2019. Namun, pada laga pembuka Shopee Liga 1 2019 melawan Barito Putera, peran pemain berusia 28 tahun itu belum terlihat.

4 dari 6 halaman

Damian Lizio (Persebaya Surabaya)

Gelandang Persebaya Surabaya, Damian Lizio, mengejar bola saat melawan Arema FC pada laga final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Bola.com/Yoppy Renato)

Meskipun baru datang ke Indonesia pada awal 2019 tak membuat seorang Damian Lizio kesulitan beradaptasi. Pemain asal Bolivia itu langsung nyetel bersama Persebaya Surabaya.

Bermain di bawah asuhan pelatih Djadjang Nurdjaman, Lizio langsung mendapatkan peran penting dalam tim. Pemain berusia 29 tahun itu menjadi aktor utama di balik apiknya penampilan lini tengah Bajul Ijo.

Damian Lizio juga berhasil mencetak dua gol di Piala Presiden 2019. Sayang, Persebaya gagal meraih gelar juara karena kalah agregat 2-4 dari Arema FC pada final Piala Presiden 2019. Kini, Persebaya menaruh harapan tinggi pada Damian Lizio di Shopee Liga 1 2019.

5 dari 6 halaman

Makan Konate (Arema FC)

Gelandang Arema, Makan Konate butuh adaptasi latihan di Bulan Puasa. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Keberhasilan Arema FC ketika menjuarai Piala Presiden 2019 tak bisa dipisahkan dari sosok Makan Konate. Pemain asal Mali itu berhasil menjadi sosok pembeda dan juga penyelamat tim.

Makan Konate tak hanya menjadi motor serangan Singo Edan selama Piala Presiden 2019. Pemain berusia 27 tahun itu juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol.

Sebanyak empat gol tercipta dari kaki Makan Konate di Piala Presiden 2019. Penampilannya di dalam lapangan sudah menjelaskan kualitas yang dimilikinya. Tentu saja Arema FC masih akan berharap pada Makan Konate untuk bisa meraih prestasi pada Shopee Liga 1 2019.

6 dari 6 halaman

Rene Mihelic (Persib Bandung)

Sebelum bergabung dengan Persib, Rene Mihelic sempat berkomunikasi dengan Miljan Radovic. (Huyogo Simbolon)

Kehadiran Rene Mihelic musim ini menambah kekuatan Persib Bandung. Gelandang asal Slovenia itu diharapkan bisa membantu Maung Bandung berprestasi pada Shopee Liga 1 2019.

Pada laga pembuka, Rene Mihelic langsung menunjukkan keahliannya di lini tengah. Pemain berusia 30 tahun itu menjelma menjadi motor serangan Persib.

Memang peran Mihelic di Persib belum jelas tercermin melalui gol maupun assist. Namun, hal itu diprediksi hanya menunggu waktu saja karena sang pemain memiliki kualitas yang mumpuni sebagai gelandang kreatif.

APSSI Usulkan Pra-Musim Selama 2 Bulan Sebelum Liga Indonesia Kembali Bergulir

Video Populer

Foto Populer