Sukses


Bambang Nurdiansyah Dibawa ke Rumah Sakit di Tengah Laga Persipura Vs PSIS

Bola.com, Sidoarjo - Pelatih kepala PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, mendadak hilang saat pertandingan melawan tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (4/12/2019).

Bambang Nurdiansyah terlihat memimpin tim asuhannya sejak sepak mula hingga babak pertama berakhir. Kemudian pelatih yang akrab disapa Banur tersebut harus meninggalkan pertandingan pada paruh pertandingan, karena sakit.

Setelah Banur meninggalkan pertandingan, Direktur Teknik PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, mengantikan posisinya. Namun, PSIS tetap harus mengakui keunggulan Persipura, dua gol tanpa balas.

"Coach Banur mengalami radang sejak dua hari lalu dan tadi sempat dibawa ke rumah sakit terdekat saat pertandingan. Beliau sudah bergabung dengan tim di hotel," ungkap Dwi Yoga Yulianto, dokter tim PSIS.

Dengan kondisi Banur sakit dan membutuhkan istirahat, alhasil Dragan Djukanovic dan kapten tim, Wallace Costa, mewakili PSIS dalam sesi konferensi pers setelah pertandiingan.

Di sisi lain, kekalahan dari Persipura ini berpotensi membuat PSIS Semarang disalip oleh tim-tim yang berada di bawah mereka. Namun, Wallace Costa menggelorakan untuk segera bangkit di empat sisa pertandingan.

"Kekalahan dari Persipura menjadi pelajaran karena dua kemenangan lagi sudah cukup untuk memastikan posisi kami di Liga 1. Namun, harus sapu bersih karena kami akan tampil di kandang sendiri," kata Wallace Costa.

2 dari 2 halaman

Posisi Klasemen Masih Belum Aman

PSIS Semarang kalah Persipura Jayapura dalam lanjutan pekan ke-30 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (4/12/2019)

Gawang PSIS yang dikawal kiper ketiga, Endang Subrata jebol oleh Titus Bonai pada menit ke-8' dan Samassa Mahamadou menit ke-73'.

Direktur teknik PSIS, Dragan Djukanovic mengatakan, timnya melakukan kesalahan sehingga gagal mengatasi Persipura. Padahal, PSIS memerlukan tambahan poin demi mengejar posisi aman di Liga 1.

"Pertama selamat untuk Persipura atas kemenangannya. Laga yang tidak mudah, terutama babak kedua kami tidak bisa mengontrol permainan dan sulit mencetak gol. Seharusnya kami bisa mengamankan poin," kata Dragan Djukanovic dalam konferensi pers pasca pertandingan.

"Ada beberapa kesalahan atas kekalahan ini. Kami harus melupakan pertandingan hari ini dan menatap empat laga kandang selanjutnya," ujarnya.

Menurut Dragan, PSIS Semarang wajib memaksimalkan empat laga terakhir di kandang sendiri melawan Arema FC, Semen Padang, Madura United, Bhayangkara FC

Gagal Raih Emas, Timnas Indonesia U-22 Perlu Pelatih Asing?

Video Populer

Foto Populer