Sukses


Striker Belia Bali United Buka-bukan Gaya Melatih Shin Tae-yong Timnas Indonesia yang Bergaya Tangan Besi

Bola.com, Jakarta - Sosok Irfan Jauhari membuat pelatih Shin Tae Yong terkesima saat menjalani TC Timnas Indonesia U-19 di Thailand beberapa waktu lalu. Ia mencetak gol dalam laga uji coba melawan Seongnam FC. Gol semata wayang Irfan Jauhari itu diciptakannya dalam sesi latihan bersama di Alpine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand, Selasa (28/01/20). Ia pun naik kelas ke level senior.

Irfan saat ini menjalani TC bersama Timnas Indonesia level senior buat keperluan dua laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand dan UEA. Bagaimana perasaannya?

“Jelas senang dan bangga dapat kesempatan ini. Tapi tentu saya harus bekerja keras memberi bukti saya pantas masuk skuat senior," papar sang bomber.

Irfan menjadi salah satu sosok dibalik kesuksesan Bali United melaju hingga babak semifinal Elite Pro Academy Liga 1 U-18 2019 Pemain kelahiran Ngawi, 31 Januari 2001 itu sukses menyabet gelar pemain terbaik ajang itu.

 Irfan  juga membobol pernah gawang Real Madrid U-18 pada kompetisi Bali U-20 International Cup 2019, Desember lalu.

Sejak awal mengikuti pelatnas, ia dan para pemain lainnya sudah diwanti-wanti Shin Tae-yong.

"Kami diminta pelatih Shin untuk selalu bekerja keras di lapangan. Tidak boleh mengeluh. Dia sangat disiplin. Tipikal selalu tepat waktu. Materi latihan di TC timnas senior juga hampir sama seperti di Chiang Mai. Ada juga sesi khusus dalam gym selain di lapangan,” terang Irfan yang bersaing dengan striker satu klub dengan nama besar, Ilija Spasojevic.

Irfan Jauhari adalah satu dari empat pemain Timnas U-19 dalam TC Timnas Senior yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta selain Alfeandra Dewangga, Pratama Alif dan Muhammad Adi Satrio.

 

2 dari 3 halaman

Tidak Suka Pemain yang Doyan Mengeluh

Irfan yang sudah lebih dulu memahami gaya melatih Shin Tae Yong menyebut pelatih asal Korea Selatan itu tak suka pemain yang sering mengeluh.

Pemain berusia 19 tahun ini siap bersaing secara sehat dan akan mengambil ilmu dari pemain senior di TC Timnas.

“Di sini kami bersaing secara sehat, tidak ada saling menjatuhkan,” kata Irfan.

“Saya akan mengambil hal-hal positif dari para senior. Semuanya berguna bagi saya yang baru memulai karier profesional. Pengalaman pertama saya di timnas senior jadi sesuatu yang spesial,”timpalnya lagi.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer