Sukses


Sinthaweechai Hathairattanakool, Kiper Persib Asal Thailand yang Memesona di Mata Bobotoh

Bola.com, Bandung - Suporter Persib Bandung pasti tidak akan lupa dengan sosok kiper asal Thailand, Sinthaweechai Hathairattanakool, atau yang akrab disapa Kosin. Maklum, pemain kelahiran Sakon Nakhon, Thailand, 23 Maret 1982, ini pernah membela Maung Bandung pada 2005-2006 dan musim 2009.

Kosin didatangkan oleh seorang pengusaha sekaligus pegiat sepak bola asal Bandung, Alm. Hasan Saputra. Kedekatannya dengan sosok Hasan membuat Kosin tahu dengan persepakbolaan Indonesia.

Kehadiran Kosin di tubuh Persib Bandung sedikit memberi magnet bagi para bobotoh. Ia menjelma menjadi pemain idola para bobotoh. Selain memiliki paras yang cukup menarik, penampilannya dalam mengawal gawang Persib tidak diragukan.

Kosin tercatat tampil bersama Persib dalam 33 pertandingan. Selama itu pula, sosok Kosin makin terkenal. Ke manapun dan di manapun saat rehat latihan, sosoknya selalu mendapat kejaran para bobotoh.

Berfoto bersama dan dimintai tanda tangan oleh bobotoh menjadi hal yang tak pernah terlewatkan oleh Kosin saat tidak latihan. Meski demikian Kosin merasa kagum dengan sikap antusias para bobotoh Persib Bandung, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua.

"Kejutan. Suporter di sini luar biasa. Saya senang sekali," ucap Kosin kala itu.

2 dari 4 halaman

Jadi Daya Tarik untuk Bobotoh

Ketenaran Kosin bersama Persib Bandung pun mengundang para pengusaha distro untuk meng-endorse dirinya. Bahkan tak sedikit tawaran menghampiri Kosin untuk melakukan jumpa penggemar.

Bahkan dalam acara jumpa penggemar, bobotoh sempat dikejutkan oleh Kosin yang fasih menyanyikan sebuah lagu milik Ungu Band yang saat itu sedang menjadi hits berjudul "Demi Waktu" dengan petikan gitarnya.

Tidak heran sosok Kosin pun sangat melekat di hati para bobotoh. Pada 2007, ia pindah ke Chonburi FC, tapi kembali ke Persib pada 2009 dan mengumumkan namanya berubah jadi Sinthaweechai Hathairattanakool.

Perubahan nama itu, konon kabarnya atas anjuran dari rahib, atau seorang petapa dalam biara, agar mendapatkan keberuntungan dalam karier sepak bolanya. Ia pun tercatat 14 kali tampil di Indonesia Super League bersama Persib.

 

3 dari 4 halaman

Sempat Pergi dan Kembali dengan Kenangan Manis

Pada 2009 itu, Kosin datang bersama Suchao Nutchnum, gelandang serang yang juga berasal Thailand dengan status pemain pinjaman. Dalam laga pamungkasnya, Kosin membawa Persib Bandung meraih kemenangan saat menjamu Persisam Samarinda.

Gawang Persib terhindar dari kebobolan dan Maung Bandung menang dengan skor 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (20/2/2010) malam.

Hasil laga itu disambut meriah puluhan ribu bobotoh karena menjadi laga terakhir Kosin bersama Persib Bandung. Tak hanya itu, kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, saat itu seakan melepas kiper asal Thailand tersebut dengan penuh kenangan.

Belasan rangkaian bunga pun langsung diterima kiper bernomor punggung 18 di Persib. Kosin mengaku sedih karena dirinya harus meninggalkan bobotoh yang sangat luar biasa dan bahagia karena menuntaskan misinya tampil tanpa gol.

"Malam ini sangat luar biasa. Saya akan selalu ingat momen ini. Saya akan ingat selalu," ucap Kosin setelah laga yang juga sempat berujar jika memungkinkan ingin kembali datang memperkuat Persib Bandung.

4 dari 4 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer