Sukses


Cerita Pemain Muda Potensial yang Kariernya Meredup di Indonesia

Bola.com, Jakarta - Menjadi pesepak bola dan terkenal adalah impian hampir seluruh pemain di dunia. Namun, apa jadinya bila bakat yang sudah dimiliki tak bisa berjalan dengan sesuai keinginan?

Hal itulah yang terjadi pada beberapa pemain muda di Indonesia. Bakat alami yang ditempa di klub pernah membuat mereka menjadi calon bintang masa depan.

Apalagi ketika masih muda mereka berhasil dipercaya tampil bersama Timnas Indonesia. Akan tetapi, ketika sudah bermain untuk klub profesional, banyak yang gagal bersaing sehingga kariernya meredup.

Kegagalan bersaing biasanya terjadi karena tak bisa mengimbangi nama besar yang sudah diraih. Ada pula yang gagal bersaing karena kesulitan mengembangkan diri.

Padahal, mereka pernah berhasil menembus skuat inti tim elite Indonesa. Namun, beberapa faktor di atas membuat karier para pemain muda ini meredup, bahkan menghilang dari peredaran.

Bola.com mencoba menjabarkan nama-nama pemain muda yang sebelumnya sempat digadang-gadang menjadi bintang masa depan, namun gagal. Lantas, siapa saja pemain yang kariernya meredup sebelum berkembang?

2 dari 5 halaman

Maldini Pali

Maldini Pali sempat bersinar di sepak bola Indonesia ketika tampil di Piala AFF U-19 2013. Ketika itu, Maldini Pali dipercaya tampil bermain di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri.

Maldini Pali yang berperan sebagai gelandang sayap kanan kerap mengacak-acak barisan pertahanan lawan. Timnas Indonesia U-19 ketika itu berhasil diantarkan menjadi juara Piala AFF U-19 2013.

Setelah melejit di Timnas Indonesia, Maldini Pali sempat bergabung dengan PSM Makassar, Sriwijaya FC, hingga Bhayangkara FC. Bahkan, pada 2017 Maldini Pali diangkat menjadi Anggota Polri.

Akan tetapi, Maldini Pali gagal menembus skuat utama Bhayangkara FC hingga akhirnya dipinjamkan ke Persiba Balikpapan. Pada 2018, Maldini Pali sempat dipanggil pulang ke Bhayangkara FC.

Namun, Maldini Pali hanya mendapatkan kesempatan bermain sebanyak enam kali. Maldini Pali akhirnya dilepas ke Kalteng Putra pada 2019 dan sampai saat ini menjadi pemain klub Liga 2 2020 tersebut.

3 dari 5 halaman

Muchlis Hadi

Muchlis Hadi juga merupakan pemain alumni Timnas Indonesia U-19. Bersama Maldini Pali dan Evan Dimas, Muchlis Hadi juga memiliki jasa mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjadi juara di Piala AFF U-19 2013.

Penampilan apiknya di Timnas Indonesia U-19 membuat Muchlis Hadi direkrut PSM Makassar. Selama enam tahun bermain untuk Juku Eja, Muchlis Hadi berhasil tampil sebanyak 21 kali dan mencetak 2 gol.

Pada 2017, Muchlis Hadi bergabung dengan Bhayangkara FC. Pemain asal Mojokerto itu juga diangkat menjadi anggota Polri. Namun, kebersamaan di Bhayangkara FC hanya bertahan sebentar karena Muchlis Hadi gagal bersaing.

Pada 2018, Muchlis Hadi sempat bergabung dengan Persib Bandung. Akan tetapi, Muchlis Hadi hanya mampu bermain sebanyak enam kali dan mencetak 1 gol. Pada awal 2020, Muchlis Hadi dilepas Persib Bandung dan hingga kini tanpa klub.

4 dari 5 halaman

Syamsir Alam

Memiliki riwayat karier bermain di luar negeri bukan jaminan bisa bersaing di Indonesia. Hal itu telah terjadi pada Syamsir Alam.

Pemain berusia 27 tahun itu merupakan pemain asli binaan akademi klub Belanda, Vitesse Arnhem. Pada 2011, Syamsil Alam bahkan sempat memperkuat klub Belgia, C.S Vise.

Syamsir Alam bahkan tampil di Timnas Indonesia U-23. Ketika itu, namanya masuk dalam skuat SEA Games 2013 asuhan pelatih Rahmad Darmawan.

Namun, ketika mencoba peruntungan berkarier di klub Indonesia, Syamsir Alam tak punya taji. Syamsir Alam sempat memperkuat Sriwijaya FC, Pelita Bandung Raya, dan terakhir Persiba Balikpapan pada 2016.

Gagal bermain sebagai pesepak bola, Syamsir Alam mencoba peruntungan di bidang lain. Bermodalkan wajah tampan, kini Syamsir Alam aktif sebagai presenter acara di televisi swasta.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Video Populer

Foto Populer