Sukses


Ingin Mudik ke Jayapura, Kapten Timnas Indonesia Jenuh Jalani Lockdown di Thailand

Bola.com, Jakarta Bek asal Indonesia, Yanto Basna, yang kini bermain di klub Thailand, PT Prachuap, sudah tak sabar ingin pulang kapung ke Papua. Ia mengaku mulai diinggapi rasa bosan tinggal di Thailand di masa pandemi virus corona.

Rasa bosan yang dirasakan Yanto Basna dikarenakan ia hanya tinggal seorang sendiri di Thailand.  Thai League atau kompetisi kasta tertinggi di Thailand baru bergulir empat pertandingan, namun akhirnya ditunda karena pandemi virus corona.

Pemain pelanggan Timnas Indonesia ini mengaku kehabisan akal untuk melakukan aktivitas apa selama di rumah.

Apalagi, ia juga tidak boleh keluar karena pemerintah Thailand memberlakukan lockdown demi memerangi virus yang diduga berasal dari Wuhan, China, tersebut.

"Saya bosan karena sendiri. Saya mau cepat-cepat pulang tapi tidak bisa. Jadi aktivitas sendiri saja di rumah. Dulu saya di apartemen, sekarang di rumah," ucap eks pemain Persib Bandung itu.

Yanto Basna sejatinya ingin kembali ke Indonesia tepatnya ke kota Jayapura. Akan tetapi keinginannya untuk pulang batal lantaran ada urusan yang harus diselesaikan di klubnya.

Rencananya ia akan kembali pulang ke Jayapura pada 1 Juni 2020. Hal ini dikarenakan pemerintah Thailand mulai melonggarkan aturan lockdown karena kasus corona COVID-19 di Negeri Gajah Putih mulai stagnan penyebarannya.

"Saya mau pulang tapi ada berkas yang harus diurus ke Imigrasi Thailand," kata Yanto Basna.

"Kalau sudah selesai dan penerbangan dibuka, tanggal 1 Juni rencananya mau pulang dulu," ucap sang kapten Timnas Indonesia tersebut.

Yanto Basna menjadi satu-satunya pemain asal Indonesia yang berkarier di Thailand. 

 Pemain berusia 24 tahun itu sudah berkarier di Thailand sejak 2018 dengan membela Khon Kaen lalu musim selanjutnya bergabung dengan Sukhothai.

 

Mau ikuti challenge 5 tahun Bola.com dengan hadiah menarik? Klik Tautan ini.

 

2 dari 3 halaman

Memantau Perkembangan Indonesia

 Walau aturan lockdown mulai diperlonggar, belum ada rencana Liga Thailand bakal kembali diputar.

"Liga di sini rencana main lagi bulan September, tapi belum pasti. Federasi sepak bola Thailand baru rencana mau ada preskon bulan Juli, sekaligus kepastian kompetisi jadi diputare pada bulan September atau tidak," ucap Yanto Basna.

Stoper kelahiran 12 Juni 1995 mengaku intens memantau perkembangan Indonesia yang juga tengah berjuang memerangi COVID-19.

"Semoga pandemi corona di Indonesia bisa segera berakhir dan kehidupan masyakarat kembali bisa normal lagi,"kata Yanto Basna.

 

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer