Sukses


Malaysia Rekrut Kim Pan-gon, Biang Kerok Pemecatan Shin Tae-yong di Timnas Korea Selatan

Bola.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), mengumumkan pelatih baru tim nasional senior yang menggantikan Tan Cheng Hoe, Kim Pan-gon. Dia adalah biang kerok di balik pemecatan Shin Tae-yong di Timnas Korea Selatan.

Tan Cheng Hoe memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Malaysia usai gagal menembus semifinal Piala AFF 2020. FAM kemudian melakukan evaluasi seraya mencari penggantinya.

"Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), hari ini mengumumkan pelantikan Kim Pan-gon dari Korea Selatan sebagai pelatih Timnas Malaysia, mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Tan Cheng Hoe," bunyi pernyataan resmi FAM, Jumat (21/1/2022).

"Pemilihan Kim Pan-gon ini dibuat selepas penilaian menyeluruh terhadap banyak calon, termasuk Jepang, negara-negara Eropa dan Amerika Latin serta dalam negeri."

Kim Pan-gon akan dibebani tugas berat membawa Timnas Malaysia senior dan U-23 pada berbagai ajang, termasuk Piala AFF akhir tahun ini. Ia berpeluang kembali bersua kompatriotnya dari Korea Selatan, Shin Tae-yong, yang melatih Timnas Indonesia.

 

2 dari 2 halaman

Biang Kerok

Dinukil dari media Malaysia, Semuanyabola, Kim Pan-gon adalah sosok yang membuat Federasi Sepak Bola Korea Selatan memecat Shin Tae-yong. Kedua pelatih disebut tidak akur.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong pernah menangani Korea Selatan pada Piala Dunia 2018. Meski kalah dari Swedia dan Meksiko, Son Heung-min dkk. dengan gagak mengalahkan Jerman 2-0.

Tetap saja, Korea Selatan gagal menembus 16 besar. Kim Pan-gon yang kala itu menjabat sebagai Kepala Komite Pemilihan Pelatih Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) sejak Desember 2017 menilai Shin Tae-yong gagal total.

"Performa Shin Tae-yong pada Piala Dunia 2018 tidak sukses atau gagal. Shin melakukan begitu banyak persiapan, tapi tim hanya meraih satu kemenangan atas Jerman," katanya dinukil dari Korea Herald.

"Satu tahun menyiapkan tim tidaklah sebentar. Meskipun dia mungkin telah bekerja keras, tapi target dan ekspektasi gagal ditembusnya," ucap Kim Pan Gon.

Video Populer

Foto Populer