Deretan Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Segera Bertambah Lima Nama

Timnas Indonesia era Shin Tae-yong memberikan kesempatan yang cukup banyak kepada pemain keturunan yang kemudian dinaturalisasi. Kehadiran mereka diharapkan bisa meningkatkan level permainan Timnas Indonesia.

Bola.com, Jakarta - Program naturalisasi menjadi salah satu program andalan di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Namun, saat ini fokus program itu menyasar kepada pemain yang memiliki garis keturunan Indonesia.

Program itu juga meneruskan program yang sebelumnya dilakukan PSSI. Para pemain yang sudah dinaturalisasi seperti Stefano Lilipaly, Victor Igbonefo masih mendapatkan sempat mendapatkan tempat di skuad Shin Tae-yong.

Selain itu ada pula program pemberian kewarganegaraan kepada pemain keturunan Indonesia yang usianya masih di bawah 20 tahun. Misalnya dalam kasus Elkan Baggott.

Pemain keturunan Inggris itu memilih menjadi WNI pada 2021 silam. Baggott tidak menjalani proses naturalisasi seperti para pemain yang sudah berusia senior. Ia langsung mendapatkan KTP saat itu.

Dalam ulasan di bawah ini, Bola.com memiliki daftar pemain naturalisasi yang menjadi andalan di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong. Juga mereka yang segera menyusul untuk menjadi WNI.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly sudah menjadi WNI sejak tahun 2011. Namun, ia harus menanti selama dua tahun untuk menjalani debut di Timnas Indonesia.

Kemudian baru pada tahun 2015, Lilipaly mulai rutin memperkuat Timnas Indonesia. Sejauh ini pemain keturuanan Belanda ini masih menjadi andalan di skuad Garuda.

Stefano Lilipaly sejauh ini sudah memiliki 27 caps dengan torehan tiga gol bersama Timnas Indonesia. Jumlah yang masih sangat mungkin untuk bertambah.

Marc Klok

Marc Klok seharusnya menjalani proses naturalisasi pada November 2020, namun ia belum bisa beraksi untuk Timnas Indonesia. Sebab, pemain berusia 28 tahun itu gagal membuktikan garis keturunan maksimal dari kakek atau neneknya ke FIFA.

Ia harus menungu sampai tahun 2022 untuk bisa menjadi WNI sepenuhnya dan membela Timnas Indonesia. Ia harus memenuhi masa tinggal selama lima tahun terlebih dahulu di Indonesia untuk bisa menjadi WNI.

Penantian panjang Klok mulai terbayar. Kini ia mulai konsisten menjadi gelandang bertahan andalan Timnas Indonesia.

Victor Igbonefo

Igbonefo menjadi satu dari sedikit pemain naturalisasi non keturunan yang masih menjadi bagian Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Victor masih dipanggil memperkuat Garuda pada Piala AFF 2020 silam.

Victor Igbonefo resmi menjadi WNI sejak tahun 2011. Ia memang sudah sangat lama berkarier di dunia sepak bola Tanah Air.

Victor selalu memberikan penampilan maksimal ketika membela Timnas Indonesia. Di usianya yang sudah 37 tahun, pemain kelahiran Nigeria ini masih menjadi andalan di Persib Bandung.

Sandy Walsh

Walsh memilki garis keturunan Belanda dan Indonesia. Namun, hasratnya untuk membela Timnas Indonesia tak terbendung.

Belakangan, proses naturalisasi pemain yang lama berkarier di Belgia ini terus mengalami perkembangan bagus. Ia akan segera mengambil sumpah sebagai WNI.

Sandy Walsh masih berusia 27 tahun. Ia masih bisa memilik karier yang panjang di Timnas Indonesia.

Jordi Amat

Bagi anda yang lama mengikuti La Liga, pasti tidak asing dengan pemain ini. Amat yang memang lahir di Spanyol pernah lama berkarier di La Liga.

Klub-klub seperti Espanyol, Real Betos, dan Rayo Vallecano pernah ia perkuat. Amat juga pernah bermain di Inggris bersama Swansea City.

Jordi Amat pun sama dengan Sandy Walsh. Keduanya sedang memasuki proses akhir naturalisasi menjadi WNI.

Shayne Pattynama

Pattynama memiliki garis keturunan Maluku. Kini, pemain yang bisa bermain sebagai bek sayap kiri dan gelandang ini berkarier di Norwegia bersama Viking.

Proses naturalisasi Shayne Pattynama belum lama ini sudah disetujui oleh DPR RI. Ia pun semakin dekat untuk mewujudkan impiannya untuk membela Timnas Indonesia.

Shayne Pattynama lahir dan besar di Belanda. Sebelum membela Viking, pemain berusia 24 tahun itu pernah memperkuat tim muda Ajax dan Utrecht.

Ivar Jenner

Tak hanya Timnas Indonesia senior saja yang mendapatkan tambahan tenaga pemain naturalisasi. Timnas Indonesia U-20 pun mendapatkan keistimewaan serupa.

Ivar Jenner menjadi satu dari dua pemain yang baru-baru ini diajukan PSSI untuk dinaturalisasi. Jenner masih berusia 18 tahun, kini ia memperkuat FC Utrecht U-21.

Jenner adalah seorang pemain yang lahir dan besar di Belanda. Ia biasa bermain sebagai gelandang tengah.

Justin Hubner

Satu lagi pemain keturunan yang diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20 adalah Justin Hubner. Pemain berusia 18 tahun itu belum lama ini mendatangi Indonesia bersama Ivar Jenner untuk memulai proses naturalisasi.

Justin Hubner adalah seorang bek tengah. Pemain keturunan Belanda ini saat ini bermain untuk Wolverhampton Wanderers U-21.

Proses naturalisasi Justin Hubner diharapkan segera selesai. Tenaganya dibutuhkan Timnas Indonesia U-20 pada Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023. 

Video Populer

Foto Populer