BRI Liga 1: Manajemen PSS Siap Kawal Pengusutan Kasus Pengeroyokan Terhadap Staf Madura United

Manajemen PSS Sleman siap bekerja sama dengan Madura United untuk mengusut kasus pengeroyokan yang dialami staf tim Laskar Sape Kerrap di Stadion Maguwoharjo setelah laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024.

Bola.com, Sleman - Manajemen PSS Sleman menyampaikan permohonan maaf atas insiden pengeroyokan yang dilakukan oknum suporter kepada staf Madura United. Mereka sangat menyayangkan kejadian memalukan itu bisa terjadi.

"Manajemen PSS menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Madura United atas kejadian itu. Manajemen serta Panpel sudah berdiskusi dengan tim Madura United untuk mengusut kasus ini sampai tuntas," ujar Media Officer PSS Sleman, Juan Tirta Abditama kepada Bola.com, Senin (25/9/2023).

"Laporan juga telah dibuat dan sampai pagi ini bukti-bukti sudah dikumpulkan. Mari kita sama-sama mengawal kasus ini dan semoga ini menjadi yang terakhir di Stadion Maguwoharjo," sambungnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Kronologi Kejadian

Seperti diketahui, hasil imbang 1-1 yang diraih PSS Sleman kontra Madura United pada pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024 diwarnai kejadian tak mengenakkan selepas laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman (24/9/2023) sore WIB.

Insiden itu terjadi saat sesi post match press conference. Kebetulan, Madura United mendapat giliran pertama. Setidaknya ada sekitar delapan oknum Sleman fans yang dengan mudah menyusup saat sesi jumpa pers.

Padahal ruang media seharusnya steril dari suporter. Para suporter ini membuat gaduh saat tim Madura United melakukan konferensi pers.

Bahkan, salah satu dari mereka yang mengenakan penutup wajah berwarna hitam membalikkan nama klub Madura United di meja saat sesi konferensi pers berlangsung.

Suasana pun makin tak kondusif. Alhasil, Madura United memutuskan menyudahi sesi jumpa pers lebih cepat. Sialnya, Media Officer Madura United, Ferdiansyah tak luput dari amukan suporter yang sudah menunggu di depan pintu masuk pemain.

Ferdiansyah yang menjadi korban pengeroyokan mengalami luka di pelipis dan memar di pipinya. Dia sempat mendapat perawatan dari tim medis di Stadion Maguwoharjo.

Para awak media yang berada di lokasi juga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum suporter tersebut. Salah satu dari mereka bahkan sempat melempar payung ke arah awak media peliput dan beruntung tak mengenai wartawan.

 

3 dari 5 halaman

Lapor Polisi

Setelah kejadian itu, panpel PSS Sleman langsung gerak cepat melaporkan insiden tersebut kepada kepolisian. Bukti-bukti yang dikumpulkan diharapkan dapat memudahkan pihak berwajib dalam menangkap pelaku.

"Kami sudah melakukan koordinasi bersama pihak penegak hukum untuk melakukan investigasi dan mengusut oknum yang terlibat," terang Ketua Panpel PSS Sleman, Yuyud Pujiarto.

"Panpel PSS menyatakan permohonan maaf atas insiden terhadap personel media officer Madura United pascalaga PSS menghadapi Madura United FC di Stadion Maguwoharjo."

“Kami turut menyesal atas insiden tersebut. Harapannya kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang di kemudian hari,” pungkasnya.

 

4 dari 5 halaman

Bukan Kali Pertama

Sejatinya, insiden masuknya suporter ke ruang konferensi pers Stadion Maguwoharjo bukan kali pertama. Sebelumnya, hal serupa juga terjadi ketika PSS Sleman menjamu Persib Bandung dalam laga uji coba pramusim (25/6/2023).

Saat itu, beberapa oknum PSS berhasil menyusup masuk sampai di depan pintu ruang media. Mereka kemudian berkata kasar dan mengacungkan jari tengah kepada head coach PSS, Marian Mihail.

Kejadian ini berlangsung saat Mihail memberikan keterangan kepada awak media setelah laga persahabatan melawan Persib Bandung.

Aksi tidak terpuji itu dilakukan oknum suporter karena mereka tidak puas dengan kinerja tim pelatih di BRI Liga 1 sejauh ini.

5 dari 5 halaman

Persaingan di BRI Liga 1

Video Populer

Foto Populer