Sukses


Alasan Pelatih Arema FC Belum Jadikan Eks Striker Timnas Bolivia Sebagai Starter

Bola.com, Jakarta - Arema FC belum memasang striker asal Bolivia, Gilbert Alvarez sebagai penyerang utama. Saat melawan Bali United dalam lanjutan BRI Liga 1, penyerang 31 tahun itu baru masuk sebagai pengganti di babak kedua.

Tidak sedikit yang mempertanyakan alasan pelatih Arema FC, Fernando Valente mencadangkan eks timnas Bolivia tersebut. Ternyata, faktor adaptasi dan kondisi sang pemain masih jadi pertimbangan.

“Saya masih mencari solusi untuk ini. Tim ini butuh tenaganya. Mungkin pertandingan selanjutnya akan dapat kesempatan main lebih lama. Harus diatur kesempatan bermainnya. Jangan sampai kehilangan dia karena cedera,” kata pelatih asal Portugal tersebut.

Perlu diketahui, Alvarez belum genap dua pekan gabung dengan Arema FC. Namun dia sudah diturunkan dalam dua pertandingan. Saat melawan Persik, dia tampil hanya tiga menit terakhir. Sedangkan lawan Bali United, turun 45 menit babak kedua.

“Dia pemain yang berpengalaman. Bisa membuat performa tim lebih konsisten,” bela sang pelatih.

--

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Buang-Buang Peluang

Sayangnya, sampai saat ini penyerang yang punya nilai pasar 8,69 Miliar Rupiah itu belum memperlihatkan performa terbaik. Saat lawan Bali United, dia punya setidaknya dua peluang emas didepan gawang. Peluang pertama tendangannya terlalu lemah dan bisa ditangkap kiper Bali United, Adilson Maringa.

Sedangkan kesempatan kedua, dia punya kesempatan lebih besar untuk mencetak gol. Alvarez sudah berhadapan dengan kiper Bali United, tapi tendangannya bisa ditepis kaki Maringa. Andaikan peluang itu menjadi gol, Alvarez bisa dianggap sebagai pahlawan Arema FC.

 

3 dari 4 halaman

Minim Suplai

Melihat striker barunya belum mencetak gol, pelatih Arema FC tidak mau ambil pusing. Dia melihat jika Alvarez masih minim suplai bola matang. Jika mendapatkan lebih banyak umpan, bukan tidak mungkin gol akan segera hadir.

“Tidak mudah untuk melakukan serangan sampai ke kotak penalti lawan. Karena itu, umpan terakhir sangat penting. Karena menentukan hasil akhir,” sambungnya.

Untuk produktifitas gol Arema FC sebenarnya mulai membaik. Lawan Bali United mereka bisa mencetak dua gol. Sayangnya, itu tak cukup memberikan kemenangan. Lantaran gawang Singo Edan kebobolan tiga gol. Selanjutnya, Fernando Valente tetap mengasah lini depannya untuk laga selanjutnya melawan Persis Solo akhir pekan ini (9/12/2023).

4 dari 4 halaman

Posisi Arema FC Musim Ini

Video Populer

Foto Populer