Sukses


Shin Tae-yong Belum Tahu Timnas Indonesia Akan Berkandang di Surabaya pada Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, belum tahu dengan rencana PSSI memindahkan kandang dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, untuk putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Timnas Indonesia berhasil merebut tiket ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menjadi runner-up Grup F putaran kedua dengan sepuluh poin dari lima pertandingan.

"Soal kami bermain di Surabaya, saya belum pernah dengar sebelumnya. Jadi, saya belum bisa menjawabnya," ujar Shin Tae-yong.

Sebelumnya, Ketua PSSI, Erick Thohir, mengabarkan bahwa Timnas Indonesia tidak akan bermain di SUGBK dalam periode awal Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Kunjungan Paus Fransiskus

Pertandingan pertama dan kedua putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan dimainkan pada 5 dan 10 September 2024, dan Timnas Indonesia kemungkinan bakal kebagian sekali menjadi tuan rumah.

Erick Thohir mengatakan bahwa Timnas Indonesia tidak bisa memakai SUGBK karena berdekatan dengan kunjungan Paus Gereja Katolik ke-266, Paus Fransiskus, ke Jakarta pada 3-6 September 2024.

"Izin, pada September 2024, Timnas Indonesia tidak bermain di SUGBK karena ada kedatangan tamu negara, Paus Fransiskus," kata Erick Thohir pada 5 Juni 2024.

3 dari 4 halaman

Jangan Jadi Polemik

"Jadi Timnas Indonesia bakal bermain di Surabaya. Kami pindahkan kandangnya. Kembali, ini jangan menjadi polemik. Sebab, ini memang tamu negara dan tokoh dunia," jelas Erick Thohir.

"Kita harus mengerti. Jadi Timnas Indonesia bakal bermain di Surabaya. Saya sudah meminta kepada tim PSSI untuk mengecek rumput Stadion GBT dan persiapannya," tutur Erick Thohir.

Lagi pula, kondisi lapangan SUGBK juga cukup buruk. Akibat pemakaian kegiatan non-sepak bola seperti konser musik dan kampanye politik, rumputnya menjadi rusak dan tidak tumbuh dengan benar.

4 dari 4 halaman

Wanti-Wanti Surabaya

"Kalau Surabaya tidak siap, kami pindahkan ke kota lain. Banyak kok wilayah. Sekarang pemerintah sudah merenovasi 22 stadion, delapan sudah. FIFA juga telah mengecek stadionnya," ucap Erick Thohir.

"Sudah ada lampu hijau bahwa ini stadion-stadion bagus. Kami banyak opsi sekarang. Negara ini kaya, tinggal perlu manajemen yang baik," ungkap pria yang juga Menteri BUMN RI tersebut.

Video Populer

Foto Populer