Dikontrak 2+2 Tahun, John Herdman Tak Sabar Rasakan Atmosfer Penggemar Timnas Indonesia

Tantangan baru akan dimulai bagi John Herdman untuk Timnas Indonesia.

Bola.com, Jakarta - John Herdman resmi diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, Sabtu (3/1/2026). Ia mengisi posisi yang lowong sejak Oktober 2025.

Tantangan baru akan dimulai bagi pelatih berusia 50 tahun itu untuk Timnas Indonesia. Dengan pengalamannya pernah membawa Timnas Kanada berprestasi, diharapkan menular untuk Skuad Garuda.

Media Kanada, Toronto Star mengungkap durasi kontrak John Herdman sebagai juru taktik Timnas Indonesia. Seperti yang disiarkan dalam pengumuman PSSI, Herdman dikontrak dengan skema jangka panjang 2+2 tahun dan diberi peran ganda sebagai pelatih Timnas Senior dan U-23

"John Herdman, yang mewarisi tim putra Kanada yang berada di peringkat 94 dunia dan membawanya ke Piala Dunia 2022, telah menemukan tantangan baru. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu diangkat sebagai pelatih tim nasional putra Indonesia pada hari Sabtu dengan kontrak empat tahun," tulis media tersebut.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Sebuah Proyek Tepat

John Herdman menggantikan mantan bintang Timnas Belanda, Patrick Kluivert, yang meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada pertengahan Oktober setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.

Kluivert gagal membawa Tim Merah-Putih menembus putaran final Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak pada babak keempat. John Herdman mengaku melatih Indonesia dianggapnya sebagai proyek yang tepat.

"Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang dapat Anda rasakan semangat dan intensitas para penggemarnya," kata Herdman.

 

3 dari 3 halaman

Negara Besar

Indonesia sebagai negara besar secara geografis maupun populasi, dianggap punya potensi besar di sepak bola yang menjadi olahraga paling populer. Ia menyebut Indonesia mirip dengan Kanada, termasuk mengoptimalkan status pemain-pemain diaspora.

"Yang saya lihat adalah potensi bakat yang ada," tuturnya kepada The Canadian Press.

"Suasananya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, banyak potensi dengan pemain lokal tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain dwikewarganegaraan yang sudah mereka mulai," beber pelatih asal Inggris.

Sumber: Toronto Star, Canadian Press

Video Populer

Foto Populer