John Herdman Sudah Tiba di Jakarta, Tinggal Diperkenalkan Sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan sudah berada di Jakarta untuk segera diperkenalkan sebagai arsitek baru tim berjulukan Garuda tersebut.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan sudah berada di Jakarta untuk segera diperkenalkan sebagai arsitek baru tim berjulukan Garuda tersebut.

Berdasarkan sumber Bola.com di lingkar dalam Ketua PSSI, John Herdman disebutkan mendarat di Indonesia pada Sabtu (10/1/2026) siang WIB.

John Herman dijadwalkan bakal ditampilkan sebagai juru taktik anyar Timnas Indonesia pada Senin (12/11/2026) sesuai informasi dari Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.

Pada pekan lalu, John Herdman telah diumumkan sebagai juru taktik anyar Timnas Indonesia untuk menggantikan Patrick Kluivert, dengan kontrak dua tahun plus perpanjangan hingga 2029.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Agenda Padat John Herdman

John Herdman juga bakal rangkap jabatan. Selain Timnas Indonesia, ia akan menangani timnas U-23, termasuk di Asian Games 2026 Jepang.

John Herdman akan memulai pekerjaannya sebagai pelatih Timnas Indonesia dalam FIFA Series pada Maret 2026 ketika Garuda menjadi tuan rumah.

Selain itu, John Herdman bakal memimpin Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday Juni 2026, Piala AFF 2026 pada Juli-Agustus 2026, hingga FIFA Matchday pada September-Oktober dan November 2026.

3 dari 3 halaman

Alasan Menerima Pinangan Timnas Indonesia

Dalam wawancaranya dengan media Kanada, The Canadian Press, pada beberapa waktu lalu, John Herdman buka-bukaan dengan alasannya menerima pinangan Timnas Indonesia.

"Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa Anda rasakan gairah dan intensitas para penggemarnya," imbuh John Herdman.

"Yang saya lihat adalah potensi bakatnya sangat besar. Suasananya sangat mirip dengan Kanada. Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain dwikewarganegaraan yang sudah mereka mulai," ungkapnya.

Video Populer

Foto Populer