Carlos Parreira Ungkap Kekecewaan Setelah Madura United Digulung Persib Bandung

Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengaku kecewa dengan hasil akhir timnya pada laga kontra Persib Bandung.

Bola.com, Bandung - Madura United tak berkutik saat bertandang ke markas Persib Bandung. Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Kamis (26/2/2026) malam WIB, klub yang dijuluki Laskar Sapeh Kerrab itu kalah dengan skor telak 0-5.

Sejak menit awal, Persib langsung tampil menekan. Tim Maung Bandung mampu membuka keunggulan pada menit ke-14. Gol pertama Persib Bandung dicetak Ramon Tanque melalui sundulan tajam setelah memaksimalkan umpan silang Kakang Rudianto.

Ramon Tanque kembali menjadi mimpi buruk bagi Madura United pada menit ke-33. Penyerang asal Brasil ini berhasil mencetak gol keduanya setelah menyambar umpan Berguinho.

Sebelum peluit babak pertama dibunyikan, Uilliam Barros mencatatkan namanya di papan skor. Barros berhasil memanfaatkan bola liar hasil sepakan keras Berguinho.

Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendurkan intensitas serangan. Di sisi lain, Madura juga tetap tampil agresif, tetapi serangan yang dibangun kerap dipatahkan lini belakang Tim Maung Bandung yang tampil solid.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kekalahan Terbesar Madura United

Tekanan Persib kembali membuahkan hasil. Pada menit ke-80, Eliano Reijnders melakukan akselerasi di sisi kanan langsung memberikan umpan menusuk ke Andrew Jung.

Tanpa pengawalan, Jung melepaskan sepakan keras yang gagal diantisipasi kiper Madura United, Diky Indrayana. Pesta gol Persib ditutup pada menit ke-80 lewat Frans Putros.

Hasil ini menjadi kekalahan terbesar Madura United sepanjang musim ini. Kekalahan tersebut membuat posisi Madura di papan bawah semakin terancam.

Madura United kini berada di posisi 14 dengan raihan 20 poin dari 23 pertandingan. Sementara itu, Persib tetap kukuh di puncak klasemen sementara dengan angka 53.

 

Kesulitan Keluar dari Tekanan

Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengaku kecewa dengan hasil akhir timnya pada laga kali ini. Para pemain Laskar Sapeh Kerrab kesulitan keluar dari tekanan setelah gol pertama terjadi.

"Pertandingan malam ini tidak sesuai rencana. Kami terlalu cepat menganggap gol pada babak pertama sebagai hal yang baik, dan kami perlu mengubah cara bermain. Dan kami tidak bisa bereaksi seperti yang kami harapkan, terutama di babak pertama," ungkap Carlos.

Pelatih asal Brasil tersebut mengatakan babak kedua anak asuhnya mencoba untuk bangkit dan memperkecil keadaan. Namun, usaha anak asuhnya tidak membuahkan hasil positif.

"Ini sepak bola, dan kami bermain melawan tim yang sangat besar. Dan sekarang kami perlu fokus pada pertandingan kami sendiri melawan Malut," ujarnya.

 

Pantang Larut dalam Kekecewaan

Kekalahan itu merupakan yang ketujuh bagi Carlos Parreira sepanjang menangani Madura United. Dia berharap Laskar Sapeh Kerrab tidak larut dalam kekecewaan dan mencoba untuk kembali melakukan yang terbaik pada laga berikutnya.

"Kami menemukan solusinya bersama para pemain kami. Kami menyadari hal ini. Tidak ada yang nyaman dengan situasi ini. Tetapi kami akan melakukan yang terbaik untuk memperbaiki ini dan mendapatkan hasil yang baik lagi," ungkap Carlos.

Simak Persaingan Musim Ini:

Video Populer

Foto Populer