Efek Layvin Kurzawa di Persib Menurut Legenda Maung Bandung: Branding, Jangan Sampai Jadi Essien Jilid 2

Gebrakan Persib Bandung mendatangkan eks bintang PSG, Layvin Kurzawa, terus menjadi buah bibir.

Bola.com, Bandung - Gebrakan Persib Bandung mendatangkan eks bintang PSG, Layvin Kurzawa, terus menjadi buah bibir.

Meski membawa dampak instan pada branding klub di level internasional, Kurzawa diingatkan untuk segera nyetel dengan budaya lokal dan menjaga kebugarannya agar tidak sekadar menjadi penghias bangku cadangan.

Mantan kiper Persib, Edi Kurnia, menekankan bahwa kualitas teknis saja tidak cukup untuk menaklukkan hati Bobotoh. Menurutnya, pemain sekelas Kurzawa harus memahami besarnya marwah Persib di sepak bola Indonesia.

"Kurzawa harus sadar bahwa ini Persib, dan Liga Indonesia. Bukan hanya sekedar harus bermain bagus, harus sadar Persib marwahnya gede," ujar Edi Kurnia kepada Bola.com, Sabtu (31/1/2026).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Etike Juga Penting

Edi juga menyoroti pentingnya etika di luar lapangan. Ia berharap pemain asal Prancis tersebut bisa berbaur dengan budaya setempat.

"Di luar lapangan pun dia harus sadar, harus benar-benar menyatu jangan sampai lupa dengan adat timur. Jadi, nanti dia bagus di lapangan, bagus juga attitude di luar lapangan," tambah pria kelahiran Bogor ini.

Tak bisa dipungkiri, kedatangan Kurzawa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) lima hari lalu membuat Persib menjadi pusat perhatian dunia. Pakar transfer Fabrizio Romano hingga akun resmi FIFA World Cup ikut mengunggah momen perkenalan itu.

Unggahan Persib bahkan mendapatkan like dari megabintang Kylian Mbappe. Hingga PSG secara khusus memposting kepindahan mantan bek kiri mereka ke Bandung.

Kondisi Kebugaran

Meski memuji dari sisi branding, Edi Kurnia memberikan catatan kritis terkait kondisi fisik Kurzawa. Ia tidak ingin skenario Michael Essien yang dulu datang dengan status bintang namun performanya terkendala kebugaran terulang kembali.

"Dari sisi branding itu sangat luar biasa, tapi jangan sampai apa yang terjadi saat ada Michael Essien yang tidak maksimal tidak reguler main terjadi pada Kurzawa karena katanya habis mengalami cedera lutut sebelumnya," ungkap Edi.

Ia berharap Kurzawa bisa menjadi investasi yang efektif.

"Harapannya adalah pemain kualitas dunia yang bagus, harusnya efektif dan efisien dan terpakai dengan tim reguler. Pemain bintang harus bisa membawa tim Persib lebih maju lagi," tambahnya.

Transfer Eefektif

Disinggung mengenai aktivitas transfer Persib yang terkesan minimalis di putaran kedua, Edi menilai langkah pelatih Bojan Hodak sudah sangat tepat. Sebagai informasi, Persib hanya melepas tiga pemain, yakni Hehanusa bersaudara ke Persik dan mencoret William Marcilio. Persib mendatangkan pemain baru. Selain Kurzawa, ada Dion Marx.

"Menurut saya itu langkah efektif, langkah Bojan sangat bagus. Dia bisa memaksimalkan belanja pemain, jadi perombakannya tidak banyak," jelas Edi.

Dengan posisi Persib yang saat ini memuncaki klasemen Liga 1 dan masih bersaing di AFC Champions League Two, Edi optimis skuat yang ada sudah mumpuni. "Persib saat ini sangat berkualitas, mereka mampu berbicara di turnamen AFC Two dan di Liga peringkat satu," pungkasnya.

Video Populer

Foto Populer