MLSC Seri 2 2025/2026 Digelar di Bandung, Antusiasme Peserta Terus Meningkat

MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung Seri 2 2025/2026 digelar di Lapangan Candradimuka Pusdikif dan Stadion Sidolig, Bandung, Jawa Barat, pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026.

Bola.com, Jakarta - Bandung kembali menjadi panggung semangat dan talenta pesepak bola putri usia dini. Hal itu tersaji dalam MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung Seri 2 2025/2026 yang digelar di Lapangan Candradimuka Pusdikif dan Stadion Sidolig, Bandung, Jawa Barat, pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026.

Babak kualifikasi berlangsung pada 22-25 Januari, sementara babak utama digelar pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diikuti oleh 2.154 siswi dari 94 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bandung dan sekitarnya. 

Para peserta terbagi ke dalam 66 tim Kelompok Umur (KU) 10 dan 136 tim KU 12, menjadikan MLSC Bandung Seri 2 sebagai edisi dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan di Kota Kembang. Lonjakan peserta ini menegaskan tren positif antusiasme sepak bola putri usia dini di Bandung. 

Pada MLSC Bandung 2025 yang berlangsung Mei-Juni 2025, jumlah peserta tercatat 1.798 siswi. Angka tersebut meningkat menjadi 2.029 siswi pada MLSC Bandung Seri 1 2025/2026 September lalu, dan kembali naik pada Seri 2 dengan 2.154 siswi.

Secara prestasi, peta persaingan MLSC Bandung juga selalu dinamis. Pada gelaran MLSC Bandung 2025, SDN 075 Jatayu keluar sebagai juara KU 10 usai menaklukkan SDN 035 Soka dengan skor 2-0. 

Di kategori KU 12, SDN 073 Pajagalan B meraih gelar juara lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 0-0 melawan SDN 203 Kacapiring (3-2).

Sementara itu, pada MLSC Bandung Seri 1 2025/2026, gelar juara kembali berganti. SD Pelita menumbangkan juara bertahan SDN 075 Jatayu di final KU 10 dengan skor meyakinkan 4-1. 

Adapun di KU 12, SDN 026 Bojongloa tampil sebagai juara baru setelah mengalahkan SDN 004 Cisaranten Kulon 3-1 di partai puncak.

Dominasi juara bertahan kembali terhenti pada Seri 2. SD Pelita KU 10 harus angkat koper lebih awal setelah tersingkir di fase grup usai kalah 0-4 dari SDN 023 Pajagalan pada Kamis (29/1/2026).

SD Pelita finis di posisi ketiga klasemen Grup L dengan raihan dua poin.

Fakta bahwa belum ada tim yang mampu mempertahankan gelar dalam dua edisi terakhir MLSC Bandung semakin menegaskan ketatnya persaingan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bakal Ada Juara Baru?

Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Bandung, Fauzi Bramantio, menilai peningkatan kualitas peserta tak lepas dari semakin banyaknya siswi yang bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Ini berdampak besar terhadap kualitas permainan. Salah satu alasan kenapa juara selalu berganti adalah faktor regenerasi di setiap sekolah. Ketika pemain inti lulus atau naik kelas, performa tim bisa goyang,” ujar Fauzi Bramantio saat ditemui di Lapangan Candradimuka Pusdikif, Sabtu (31/1/2026).

Ia mencontohkan SDN 026 Bojongloa yang kehilangan dua pemain inti usai menjuarai Seri 1 KU 12. 

“Secara permainan terlihat ada penurunan. Di sisi lain, lawan-lawan juga terus berkembang karena banyak pemain menambah porsi latihan di luar sekolah,” jelas Fauzi.

MLSC, Festival SenengSoccer, hingga MLSC All Stars

MilkLife Soccer Challenge menggunakan format 7 lawan 7 di setiap kategori usia. Tak hanya berfokus pada kompetisi, MLSC juga menggelar Festival SenengSoccer untuk KU 8 yang menyasar anak usia 6-8 tahun. 

Festival ini bertujuan menumbuhkan rasa gembira dan kecintaan terhadap sepak bola sejak dini. Pada MLSC Bandung Seri 2, festival ini diikuti 46 peserta dari 18 SD dan MI.

Selain itu, MLSC turut menghadirkan Skill Challenge yang wajib diikuti seluruh tim terdaftar. Skill Challenge terdiri dari lima uji ketangkasan, yakni 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on target, yang dirancang terstruktur dengan mempertimbangkan kondisi pemain.

Sebagai puncak rangkaian kompetisi, MilkLife Soccer Challenge akan menutup musim 2025/2026 dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars.

Ajang ini mempertemukan talenta terbaik dari 10 kota penyelenggaraan dan akan digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Juni 2026 nanti.

Video Populer

Foto Populer