Adu Gemerlap Skuad Bali United Vs Persebaya: Penyerang Ganas Ketemu Tembok Kukuh

Simak adu gemerlap skuad Bali United versus Persebaya. Siapa lebih berkilau?

Bola.com, Gianyar - Bali United dan Persebaya Surabaya akan melakoni duel dalam pekan ke-20 BRI Super League 025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7-2-2026). Kedua tim pastinya sama-sama mengincar kemenangan.

Jelang duel ini, Bali United menekankan hasil dalam tiga pertandingan terakhir. Serdadu Tridatu kalah 0-2 dari PSM Makassar, hanya bermain imbang 3-3 dengan Semen Padang, dan terbaru kandas 2-3 dari Persik Kediri.

Saat mencoba bangkit, Bali United dihadang lawan yang tidak ringan: Persebaya.

Tim Bajul Ijo belum terkalahkan dalam tiga laga terakhir mereka. Menang masing-masing 2-1 dan 3-0 atas Madura United dan PSIM Yogyakarta, serta imbang 1-1 kontra Dewa United.

Meski begtu, Bali United sebenarnya memiliki skuad yang lebih mentereng dibandingkan Persebaya jika dilihat dari market value.

Persebaya memiliki market value sebesar Rp76,48 miliar dengan 11 pemain asing yang direkrut musim ini, sedangkan Bali United memiliki valuasi tim secara keseluruhan sebesar Rp100,73 miliar dengan 10 pemain asing.

Jelang pertemuan di Gianyar, simak adu skuad Bali United versus Persabaya, berikut ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bali United - Belakang Rapuh

Sebagai tuan rumah, Bali United bisa mendapatkan "keuntungan" untuk memenangkan pertandingan. Namun, kenyataan justru bisa sebaliknya. Bali United belum tentu dengan mudah mengalahkan Persebaya di kandang sendiri.

Bermodalkan valuasi lebih dari Rp100 miliar, pertahanan Bali United terbilang rapuh, menjadikan Serdadu Tridatu sebagai satu di antara tim dengan kebobolan terbanyak, yaitu dengan 24 gol dalam 19 pertandingan. 

Duet Joao Ferrari dan Kadek Arel masih belum bisa menjadi tembok pertahanan yang kukuh.

Lalu, Mike Hauptmeijer, meski ia tercatat sebagai kiper dengan penyelamatan terbanyak musim ini, gawangnya masih bisa dengan mudah dibobol.

Andalan di Tengah dan Depan

Di lini tengah, Bali United bisa mengandalkan Tim Receveur saat Brandon Wilson mengalami cedera. Kemudian ada Mirza Mustafic. Perannya sebagai gelandang serang cukup krusial.

Mustafic kerap membahayakan gawang lawan. Sepakan kerasnya bisa menjadi satu di antara senjata meraup poin penuh. Itulah mengapa, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan pemain Timnas Luksemburg tersebut.

Di lini depan, penyerang sayap menjadi peran krusial lainnya. Ada sosok Thijmen Goppel yang cukup berbahaya dengan umpannya, mengarah ke Boris Kopitovic sebagai goal getter. 

Mantan pemain Persebaya, Irfan Jaya, juga sudah pulih dari cedera dan kemungkinan bisa diturunkan sejak menit pertama. Jangan lupakan pula Jordy Bruijn, yang bisa menjadi kartu truf untuk kubu Bali United.

Persebaya - Senjata Utama

Persebaya datang ke Stadion Dipta dengan kehilangan dua pemain, yakni sang kapten, Bruno Moreira, dan Milla Raickovic. Akan tetapi, kehilangan keduanya diprediksi tidak berarti signifikan.

Keberadaan Bruno Paraiba, Jefferson Silva, Pedro Matos, dan Gustavo Fernandes bisa menjadi senjata bagi Persebaya.

Francisco Rivera juga dalam keadaan prima. Pekan lalu, ia mencetak satu gol ke gawang Dewa United.

Sebagai catatan, Persebaya dinilai punua kelebihan di sektor lini pertahanan.

Duet bek tengah Leo Lelis dan Risto Mitrevski terus memperlihatkan perkembangan positif membuat pertahanan Bajol Ijo kian sulit ditembus lawan.

Dalam lima pertandingan terakhir yang mereka lakoni sebagai starter, Persebaya mencatatkan dua clean sheet dan hanya kebobolan dua gol.

Persebaya - Bek Kompak Luar Dalam

Kekompakan Leo dan Risto kian padu dengan dukungan Toni Firmansyah dan Milos Raickovic di lini tengah, serta Jefferson Silva dan Catur Pamungkas di sektor fullback.

"Kami merasa chemistry semakin membaik dari pertandingan ke pertandingan. Sekarang kami lebih memahami pergerakan satu sama lain, dan itu membuat lini pertahanan menjadi lebih kompak dan terorganisasi," kata Leo Lelis, dikutip dari situs resmi Persebaya.

Menurut bek asal Brasil itu, kunci utama kekuatan duetnya terletak pada komunikasi dan konsistensi. Tak hanya di dalam lapangan, hubungan keduanya juga terjalin baik di luar pertandingan.

"Komunikasi dan konsistensi sangat penting. Kami banyak berbicara di dalam pertandingan, saling membantu, dan mencoba menjaga mentalitas yang sama di setiap laga. Semakin sering kami bermain bersama, kerja sama ini terasa semakin natural," ungkapnya.

Dari data statistik, Risto mencatatkan 10 penampilan dengan satu gol, satu save, sembilan tekel, 34 intersep, dan 53 sapuan. Sementara Leo tampil dalam 13 laga dengan torehan dua gol, satu save, sembilan tekel, 30 intersep, dan 60 sapuan. 

Video Populer

Foto Populer