BRI Super League: PSBS Tak Mau Terbuai Tren Buruk PSM

PSBS Biak kontra PSM Makassar bakal berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/2/2026) pukul 15.30 WIB.

Bola.com, Sleman - Caretaker pelatih PSBS Biak, Kahudi Wahyu Widodo, menanggapi tren minor yang dialami PSM Makassar jelang pertemuan kedua tim musim ini dalam pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.

Sesuai jadwal, duel antara PSBS kontra PSM bakal berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/2/2026) pukul 15.30 WIB, dan disiarkan langsung oleh Indosiar serta live streaming Vidio.

PSM Makassar datang ke Sleman dengan kondisi kurang ideal, setelah melewati tujuh pertandingan beruntun tanpa menang. Situasi tersebut menjadi sorotan tersendiri bagi Kahudi.

“Terkait kekalahan beruntun dari PSM, sebuah tekanan itu bisa membuat orang menjadi motivasi atau justru menjadi beban,” ujar Kahudi saat sesi konferensi pers jelang laga, Sabtu (7/2/2026).

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Siapkan Rencana Khusus

Pelatih berusia 47 tahun itu menegaskan Badai Pasifik telah menyiapkan rencana untuk mengantisipasi reaksi PSM yang berupaya bangkit dari tren negatif. Ia ingin pemain PSBS tetap fokus, tanpa terpengaruh situasi lawan.

"Itu bagian dari rencana kami nanti untuk mempersiapkan bagaimana supaya mereka nanti merasa pertandingan itu melakukan sesuatu karena keinginan mereka untuk menang," katanya.

Sementara di sisi lain, dua tim tidak terpaut jauh di klasemen sementara BRI Super League. Saat ini, PSBS berada di posisi ke-15 dengan koleksi 17 poin. Sementara PSM bercokol di urutan ke-13 dengan torehan 20 angka.

Fokus Redam Motivasi Bangkit PSM

Pada awal tahun ini, Heri Susanto dkk. mendapat hasil sedikit lebih baik ketimbang tim tamu. Dari empat pertandingan, PSBS mampu meraih sekali menang, sekali imbang, dan dua kali tumbang.

"Kami akan bikin strategi bagaimana untuk meredam lawan, bagaimana cara mengantisipasinya. Kami juga menanamkan ke anak-anak bahwa setiap pertandingan itu penting, tapi tidak usah menjadikan beban buat mereka,” jelas Kahudi.

Mantan pelatih Persijap Jepara tersebut mengatakan, PSBS memilih pendekatan realistis dengan fokus dari satu laga ke laga berikutnya, tanpa memikirkan target jangka panjang secara berlebihan.

"Kami menatap pertandingan demi pertandingan dengan maksimal. Jadi kami tidak ingin berpikir terlalu jauh. Terpenting setiap pertandingan kami coba untuk raih hasil maksimal," tegasnya.

Waspadai Tembok Kukuh Yuran Fernandes

Selain itu, Kahudi juga menyoroti kekuatan lawan di lini belakang. Khususnya sosok bek tangguh Yuran Fernandes. Postur tinggi dan kekuatan fisik pemain PSM menjadi catatan penting bagi PSBS Biak.

"Pemain PSM Makassar mereka punya postur yang tinggi-tinggi tentunya. Itu yang menjadi catatan kami," sebut Kahudi Wahyu Widodo.

Namun demikian, ia enggan membeberkan strategi secara detail untuk membongkar pertahanan solid Pasukan Ramang. Kahudi memilih menyimpan rencana tersebut hingga hari pertandingan.

"Saya pikir tidak akan saya buka di sini bagaimana rencana kami. Kita lihat saja besok di pertandingan," pungkas pelatih kelahiran Madiun, Jawa Timur tersebut.

Persaingan di BRI Super League

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer