BRI Super League: PSIM Vs Persik Pindah ke Gresik, Laskar Mataram Siap Tempur di Venue Netral

PSIM Yogyakarta dipastikan melakoni laga tandang kontra Persik Kediri di tempat netral.

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta dipastikan melakoni laga tandang kontra Persik Kediri di tempat netral. Duel pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 yang sedianya digelar di Stadion Brawijaya, Jumat (13/2/2026), resmi dipindahkan ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur.

Kepastian tersebut diterima manajemen Laskar Mataram pada Selasa (10/2/2026) sore. Media Officer PSIM, Irza Triamanda, mengungkapkan pihaknya mendapat pemberitahuan langsung dari Panitia Pelaksana (Panpel) Persik.

"Kemarin sore kami diinfokan oleh pihak Panpel Persik bahwa pertandingan hari Jumat melawan Persik jadi dilaksanakan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik," ujar Irza pada Rabu (11/2/2026).

Sebagaimana diketahui, manajemen Macan Putih tidak mengantongi izin pihak kepolisian untuk menggunakan Stadion Brawijaya. Selain pindah lokasi, pertandingan nanti juga berlangsung tanpa penonton.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berangkat via Darat

Meski terjadi perubahan venue, PSIM memastikan persiapan tim tetap berjalan sesuai rencana. Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel itu dijadwalkan bertolak ke Gresik pada Kamis(12/2/2026) pagi.

"Untuk tim, InsyaAllah berangkat besok pagi via darat dari Jogja. Mohon doanya semoga perjalanan lancar dan bisa pulang membawa oleh-oleh kemenangan," kata Irza Triamanda.

Dalam lawatan kali ini Laskar Mataram membawa 20 pemain. Nama-nama seperti Nermin Haljeta, Ze Valente, hingga Ezequiel Vidal diharapkan mampu menjadi pembeda dan membantu PSIM membawa pulang tiga poin dari Gresik.

Hingga pekan ke-20, PSIM masih bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League. Reva Adi Utama dkk. mengoleksi 31 poin hasil dari delapan menang, tujuh imbang, serta lima kalah.

 

Penjelasan Panpel Persik

Sementara itu, Ketua Panpel Persik, Tri Widodo, menjelaskan alasan di balik pemindahan venue. Skuad Macan Putih tidak mendapat izin bertanding di markasnya sendiri akibat insiden yang melibatkan kedua suporter pada 2019.

"Polres Kediri Kota tak memberikan izin karena histori yang kurang baik, sebab kedua tim sempat terlibat bentrok pada 2019 lalu saat keduanya bertanding di kompetisi Liga 2," jelas Tri Widodo.

Saat itu, Persik dan PSIM masih berlaga di kasta kedua. Kericuhan pecah antara pendukung dua tim sehingga menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka dalam laga lanjutan Grup Timur Liga 2 2019 (2/9/2019).

"Karena pihak kepolisian Polres Kediri Kota tidak memberikan izin, jadi mau tak mau Persik harus mencari venue pengganti dan Stadion Gelora Joko Samudro yang dipilih. Laga juga digelar tanpa penonton," lanjutnya.

Video Populer

Foto Populer