BRI Super League: Belum Bisa Berlaga, Walisson Maia Tetap Dibawa Arema FC ke Markas Persib

BRI Super League: Walisson Maia yang dua bulan lalu divonis cedera patah tulang fibula, diboyong Arema ke markas Persib.

Bola.com, Bandung - Arema FC membawa 24 pemain ke Bandung. Mereka akan menjalani laga berat melawan pemuncak klasemen BRI Super League, Persib Bandung, Jumat (24/4/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Tapi, ada yang aneh dalam rombongan skuat Arema. Tercantum nama Walisson Maia yang dua bulan lalu divonis cedera patah tulang fibula. Fisioterapis Arema, Reta Arroyan mengakui Walisson dibawa ke Bandung agar tetap terpantau kondisinya oleh tim pelatih, karena ada potensi bek asal Brasil itu pulih lebih cepat.

“Walisson saat ini baru bisa lari-lari kecil. Untuk lawan Persib sepertinya belum bisa. Tapi pelatih ingin memantau terus kondisinya,” jelas Reta.

Awalnya, tim medis Arema memprediksi butuh waktu paling tidak 6 bukan bagi Walisson untuk pulih. Namun, baru dua bulan berjalan, sang pemain memperlihatkan progres yang lebih cepat.

Bek jangkung berusia 34 tahun ini menjalani pemulihan tanpa naik meja operasi. Ini sedikit diluar prediksi awal. Namun di sisi lain, itu jadi kabar baik untuk pelatih Singo Edan.

“Progres pemulihannya bagus. Dia juga punya hasrat untuk segera bermain lagi,” imbuhnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Antara Kebutuhan dan Risiko

Musim ini BRI Super League menyisakan 6 pekan lagi. Jika Walisson melewatkan laga lawan Persib, tinggal 5 pertandingan sisa kesempatan Walisson untuk comeback dan lima laga sisa itu akan dimainkan dalam satu bulan ke depan. Jadi, dia harus berlomba dengan waktu untuk mengembalikan kondisi fisik dan trauma cedera yang dialami.

Ketika nama Walisson masuk dalam skuat Arema ke Bandung, memperlihatkan jika tim pelatih berharap dia bisa segera kembali. Maklum, saat ini Singo Edan masih krisis pemain belakang.

Sejak Walisson menepi, para gelandang asing yang bergantian jadi tandem Hansamu Yama, yakni Julian Guevara, Betinho Filho dan Matheus Blade. Belakangan, para pemain itu tampil apik. Arema pun membuat cleansheet dalam dua laga beruntun.

Faktor Kebugaran

Sang pelatih, Marcos Santos mengindikasikan jika kehadiran Walisson bisa membuat pertahanan lebih tangguh agar Julian, Blade dan Betinho bisa dikembalikan ke posisi aslinya, karena mereka akan lebih nyaman turun sebagai gelandang ketimbang stoper.

Tapi, di sisi lain ada sebuah kekhawatirkan jika Walisson segera bermain lagi, yakni dua risiko. Pertama, performa sang pemain belum maksimal karena dua bulan terakhir fokus dengan pemulihan cedera.

Stamina Walisson tidak seperti pemain lain. Sedangkan risiko lain jika Walisson diturunkan dalam kondisi kurang dari 100 persen, ada risiko cedera lagi. Hal ini yang juga jadi masukan dari tim medis Arema kepada pelatih.

Posisi Arema

Video Populer

Foto Populer