Plus Minus Denis Kolinger, Eks Bek Timnas Kroasia yang Gabung Persija

Plus Minus Denis Kolinger, Eks Bek Timnas Kroasia yang Bergabung dengan Persija Jakarta Asuhan Shin Tae-yong

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta dikabarkan merekrut mantan pemain Timnas Kroasia kaya pengalaman, Denis Kolinger. Tukan jagal berusia 32 tahun itu pastinya diharapkan bisa memberikan kontribusi besar bagi Macan Kemayoran dalam perburuan gelar sepanjang musim 2026/2027.

Musim depan, tim yang kini diarsiteki Shin Tae-yong, bukan hanya membidik gelar Liga Super Indonesia, tapi juga Piala Presiden yang rencananya akan berlangsung di Bandung dan Surabaya, 25 Juli hingga 6 Agustus.

Persija terakhir kali juara Liga Indonesia pada 2018. Musim lalu, tim yang masih ditukangi juru taktik asal Brasil, Mauricio Souza, finis di posisi ketiga klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Kini, di bawah asuhan Shin Tae-yong, manajemen menargetkan juara. Gelar juara nantinya akan dijadikan kado istimewa dalam rangka 500 tahun Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2027.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jejak Pengalaman

Di bawah asuhan STY, Persija melakukan perombakan skuad. Satu di antaranya yang masuk radar adalah Denis Kolinger.

Bergabungnya Denis Kolinger ke Persija diungkapkan oleh klubnya sebelumnya, NK Lokomotiva Zagreb. Unggahan resmi belum lama ini menulis: “Denis Kolinger telah mengakhiri perjalanannya bersama Lokomotiva dan akan melanjutkan kariernya bersama klub Indonesia, Persija Jakarta".

Jika ini benar, lini belakang Persija tentunya lebih sangar. Soalnya, di jajaran bek, dua nama beken lainnya adalah Jordi Amat dan Rizky Ridho. Keduanya juga andalan sekaligus tumpuan di Timnas Indonesia.

Kelebihan Denis Kolinger lainnya, ia kaya pengalaman serta jam terbang di level atas. Selain NK Lokomotiva Zagreb dan Timnas Kroasia, kelahiran 14 January 1994 juga pernah memperkuat Lokomotiva (Kroasia), Vejle (Denmark), serta CFR Cluj (Rumania).

Tembok Rapat

Dengan tinggi yang hampir dua meter, tepatnya 199 centi meter, Denis Kolinger akan menjadi tembok rapat bagi penyerang-penyerang lawan. Ia tak hanya kerap memenangkan duel bola-bola atas, tapi juga sigap mematikan pergerakan lawan.

Hanya saja, mengingat Denis Kolinger merupakan wajah anyar di blantika balbalan teratas Indonesia, kelahiran Jerman butuh waktu untuk beradaptasi.

Mengingat usianya yang juga tak lagi muda, plus iklim tropis Indonesia serta latihan keras yang akan diterapkan STY, Denis Kolinger harus bisa menjaga stamina agar bisa tetap bugar sepanjang musim.

Menarik untuk menanti aksi Denis Kolinger bersama Persija. Kita tunggu.

Video Populer

Foto Populer