Apakah Alvaro Morata Akan Cocok untuk Manchester United?

Manchester United akan segera mendapatkan tanda tangan striker Real Madrid, Alvaro Morata.

Bola.com, Manchester - Manchester United dikabarkan akan segera merampungkan proses transfer Alvaro Morata dari Real madrid dalam waktu dekat. Lantas, apakah penyerang asal Spanyol tersebut akan cocok bermain bersama Paul Pogba dan kawan-kawan?

Manajer Manchester United, Jose Mourinho merupakan salah satu pelatih yang kagum terhadap performa Alvaro Morata. Keduanya pernah bekerja sama sebagai pemain dan pelatih di Santiago Bernabeu pada musim 2010-2011 hingga 2012-2013.

Kini, Jose Mourinho berpeluang kembali melatih Alvaro Morata. Pemain asal Spanyol tersebut berniat hengkang dari Real Madrid karena jarang mendapatkan kesempatan bermain reguler di bawah asuhan pelatih Zinedine Zidane, yang lebih mengandalkan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema, di barisan depan.

Manchester United membutuhkan striker baru karena berpeluang ditinggal Wayne Rooney dan Zlatan Ibrahimovic pada bursa transfer musim panas 2017. Wayne Rooney dikabarkan akan bergabung dengan Everton, sedangkan Zlatan Ibrahimovic hengkang karena kontraknya tidak diperpanjang akibat mengalami cedera panjang.

Padahal, performa Zlatan Ibrahimovic sangat baik pada musim lalu. Penyerang asal Swedia tersebut mampu mencatat rata-rata mencetak 30 gol semusim selama lebih dari satu dekade. Ia juga merupakan top scorer Manchester United pada musim lalu.

Oleh karenanya, wajar Manchester United akan berharap besar kepada Alvaro Morata, meski belum dapat disandingkan dengan kehebatan Zlatan Ibrahimovic yang telah berkarier sejak 1999. Pertanyaannya, Alvaro Morata bisa menggantikan peran Zlatan Ibrahimovic? Mengacu statistik, bisa jadi demikan. 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Efektivitas

Pada musim 2016-2017, performa Alvaro Morata bersama Real Madrid sangat fantastis. Ia tercatat mampu mencetak rata-rata satu gol dalam 89 menit bermain—satu-satunya pesepak bola yang bisa menorehkan statistik ini adalah penyerang Barcelona, Lionel Messi.

Sejatinya, Alvaro Morata mencatat statistik tersebut karena jarang bermain 90 menit pada musim lalu. Namun, bukan berarti Manchester United tidak dapat menggunakan jasa sang pemain secara penuh. Manchester United juga tidak hanya akan dapat menggunakan ketajaman Alvaro Morata, tetapi juga kemampuan sang pemain memanfaatkan peluang pada masa-masa genting di akhir laga.

Pada musim lalu, Alvaro Morata hanya kalah satu angka dari Cristiano Ronaldo dalam statistik mengenai gol yang membuat Real Madrid meraih poin. Cristiano Ronaldo mengumpulkan 14 poin, diikuti Alvaro Morata (13 poin), Sergio Ramos (9 poin), Karim Benzema (5 poin), Isco (4 poin), dan Gareth Bale (3 poin).

Saat melawan Athletic Bilbao, misalnya, Alvaro Morata menorehkan gol pada menit-menit akhir untuk mengantarkan Real Madrid menang 2-1, di Santiago Bernabeu, 26 Oktober 2016. Demikian halnya ketika menghadapi Villarreal, di Estadio de La Ceramica, 27 Februari 2017. Alvaro Morata mencetak gol penentu kemenangan 3-2 Real Madrid pada masa injury time babak kedua.

Statistik di atas akan menjadi salah satu alasan yang dapat dibuat Jose Mourinho menjadikan Alvaro Morata sebagai starter. Manajer asal Portugal tersebut juga merupakan pelatih yang memberikan kesempatan kepada Alvaro Morata untuk menjalani debut bersama skuat utama Real Madrid pada 2010.

Jose Mourinho dan Alvaro Morata membuka peluan untuk bereuni di Manchester United

Akan tetapi, apakah cukup itu saja? Jika mengacu terhadap musim sebelumnya, Alvaro Morata juga pernah menjadi pemain yang paling banyak melepaskan tendangan di kotak penalti lawan selama 90 menit, pada musim 2013-2014. Bahkan, dalam hal tersebut, Alvaro Morata mampu mengungguli Cristiano Ronaldo.

Pada musim lalu, Cristiano Ronaldo mencatatkan rata-rata 4 tendangan ke gawang lawan selama 90 menit. Statistik tersebut membuatnya berada di peringkat pertama. Peringkat kedua ditempati Lionel Messi (3,3 tendangan), sedangkan Alvaro Morata berada di peringkat ketiga dengan rata-rata 3,2 tendangan.

Premier League

Pertanyaan selanjutnya, apakah Alvaro Morata dapat beradaptasi di Manchester United dengan atmosfer Premier League? Toh, di ajang La Liga, Real Madrid, bersama Barcelona, menjadi klub yang paling dominan, sehingga membuat para pemainnya berada di atas angin jika menghadapi lawan-lawannya setiap musim.

Di Premier League tentu berbeda. Tak jarang, klub-klub papan atas, justru keok jika menghadapi klub-klub papan tengah, atau bahkan bawah. Performa Zlatan Ibrahimovic, yang pernah mendapat pertanyaan sama setelah hijrah dari Paris Saint-Germain, bisa dijadikan jawaban untuk menjawab preseden ini.

Pada musim lalu, Zlatan Ibrahimovic berada di peringkat kedua sebagai pemain yang paling sering melepaskan tendangan di kotak penalti lawan selama 90 menit. Peringkat pertama ditempati penyerang Manchester City, Sergio Aguero. Selain itu, Alvaro Morata merupakan tipe penyerang yang bisa memaksimalkan kemampuannya dalam beberapa situasi, termasuk saat mengantisipasi umpan silang.

Proses terjadinya gol kemenangan Real Madrid yang dicetak Alvaro Morata melalui sundulan. Gol yang tercipta pada masa injury time babak kedua ini memastikan kemenangan Madrid 2-1 atas Sporting. (Reuters/Juan Medina)

Manchester United menjadi klub yang melakukan umpan silang terbanyak daripada enam rivalnya, yakni Chelsea, Manchester City, Arsenal, Totteham Hotspur, Liverpool, dan Everton, pada musim lalu Alvaro Morata, yang memiliki postur dengan tinggi 1,89 meter tentu akan menjadi keuntungan tersendiri setelah Zlatan Ibrahimovic hijrah.

Bahkan, Alvaro Morata juga memiliki catatan bagus dalam hal mencetak gol melalui sundulan kepala sepanjang La Liga 2016-2017. Hanya penyerang Real Sociedad, Willian Jose, yang mencetak gol sundulan lebih banyak daripada mantan bomber Juventus tersebut.

Bagaimana dengan kemampuan daya jelajah Alvaro Morata di lapangan. Pada musim lalu, Alvaro Morata beberapa kali mengeksploitasi lebar lapangan untuk menusuk jantung pertahanan lawan. Sang pemain juga memiliki kemampuan melakukan serangan balik.

Hal ini akan menjadi senjata utama bagi Manchester United, klub yang tidak hanya mengandalkan umpan terobosan, baik datar maupun lambung, di Premier League, pada musim lalu. Bahkan, Manchester United sering menggunakan strategi serangan balik, yang bisa jadi merupakan strategi favorit Alvaro Morata di Real Madrid.

Terlepas dari beberapa statistik yang telah diuraikan, hal penting selanjutnya adalah menanti kecerdikan Jose Mourinho, pelatih yang memiliki sejarah bagus memenangi pertandingan besar bersama klub-klub papan atas dan meraih berbagai trofi. Fakta, Jose Mourinho masih ingin membuktikan sesuatu—perekrutan Alvaro Morata—, tentu akan menjadi bonus bagi suporter Manchester United.

Jose Mourinho (EPA/NIGEL RODDIS)

Sumber: Sky Sports, Transfermarkt, Opta

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer