Sukses


Jadi Manajer Manchester United Terlalu Berat buat Ole Gunnar Solskjaer

Bola.com, Jakarta - Skala tugas yang dihadapi di Manchester United terlalu besar bagi manajer Ole Gunnar Solskjaer. Begitu pendapat Jamie Redknapp.

Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer permanen Manchester United pada Maret lalu setelah performa apik saat menduduki jabatan manajer sementara.

Namun, sejak dipermanenkan, Setan Merah justru hanya bisa menang dalam 10 pertandingan, dan duel kontra Huddersfield Town, Minggu malam WIB (5/5/2019), menjadi palu godam; Manchester United tidak akan bermain di Liga Champions musim depan.

"Sejumlah 744 juta pounds telah dikeluarkan untuk sekelompok "Harlem Globetrotters" yang tak bermain seperti tim," ujar Redknapp dalam kolomnya di Daily Mail.

"Ruang ganti dibanjiri ego dan butuh perbaikan."

"Menggunakan lebih banyak uang dalam situasi ini tidak akan menyelesaikan masalah. United butuh pemain yang bisa mereka bangun dalam tim, bukaan tentara bayaran yang mengejar kontrak besar."

"Ini semua keputusan besar yang harus dibuat untuk seseorang yang, pernah mengelola Molde dan Cardiff, memiliki sedikit pengalaman dalam memimpin klub papan atas."

"Saya tak ingin Solskjaer gagal, tapi ini sudah terasa skala pekerjaannya terlalu besar baginya," ucapnya.

"Kami tak tahu apakah United mencoba memikat Mauricio Pochettino dari Tottenham, tapi Wakil Ketua Eksekutif Ed Woodward pasti bertanya-tanya apakah dia telah melakukan kesalahan," lanjut Redknapp.

2 dari 2 halaman

Dalam Situasi Tak Menentu

Ole Gunnar Solskjaer diberi kontrak tiga tahun di Old Trafford lantaran manajemen ingin melihat mantan striker mereka itu bisa mengembalikan tim dalam persaingan empat besar.

"Solskjaer telah dipercayakan dengan salah satu brand terbesar di dunia olahraga," ucap mantan pemain Liverpool dan Tottenham Hotspur ini.

"Sekarang sudah enam tahun sejak kali terakhir United memenangi titel Premier League."

"Terlepas dari besarnya tugas yang dihadapi, ia akan berada di bawah tekanan besar jika United kehilangan beberapa poin dan tertahan di peringkat keenam lagi pada Oktober mendatang."

"Skenario semacam itu akan membuat Woodward dan Dewan United memunculkan keputusan yang tak terduga. Hal terakhir yang ingin mereka lakukan adalah memecat legenda klub yang dipuja kalangan penggemar," kata mantan pemain Timnas Inggris ini

"United akan tertatih-tatih musim depan. Jika mereka start perlahanan, Solskjaer bakal dalam situasi tak menentu," imbuh Redknapp, yang kini berprofesi sebagai pundit.

Sumber: Four Four Two

Video Populer

Foto Populer