Sukses


Liga Inggris: Mengulik Biang Masalah Manchester United, Bikin Susah Juara

Bola.com, Jakarta - Manchester United menunjukkan punya masalah besar yang harus dipecahkan setelah hanya bermain imbang 0-0 kontra Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2020/2021, di Stadion Stamford Bridge, Minggu (28/2/2021). Jika tak segera dipecahkan MU diyakini bakal susah juara. 

Kolumnis sepak bola, Liam Canning, di Sportkeeda, Senin (1/3/2021), mengatakan Manchester United jelas-jelas lemah kreativitas di lini tengah. 

Menurut dia, selama ini Setan Merah yakin kehadiran Bruno Fernandes menjamin lahirnya gol-gol demi gol. Ketergantungan yang berlebihan kepada pemain Portugal itu belum menjadi beban. Namun, jelas dengan cedera Paul Pogba, Setan Merah kekurangan kreativitas dari tempat lain.

"Dalam pertandingan ketika lawan memasang pertahanan rendah, seperti kontra Newcastle United, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer kesulitan menciptakan peluang kecuali melalui Fernandes. Tentu saja, perannya di tim adalah melakukan hal itu. Tetapi, ketika dia bermain buruk, yang akan terjadi tim terlihat lesu dan datar," tulis Canning. 

"Formasi bersama Scott McTominay dan Fred, sudah membentuk pola permainan yang mudah dideteksi untuk lawan dan stagnasi momentum penyerangan Manchester United." 

"McTominay telah menunjukkan selama beberapa bulan terakhir memiliki kemampuan membombardir ke depan dan mencetak gol-gol, tetapi Fred tidak efektif di sepertiga akhir lapangan, sering menembak dengan kaki kanan yang lebih lebih lemah dan melayang di atas mistar gawang," imbuh Canning. 

 

2 dari 3 halaman

Faktor Paul Pogba

Masa depan Paul Pogba masih menjadi misteri, padahal kontraknya habis pada musim panas 2022. Jika Pogba tak memperpanjang kontrak, maka Setan Merah harus menjualnya pada musim panas jika tak ingin kehilangan sang pemain secara gratis.  

"Manchester United kemungkinan akan terjun ke pasar untuk mencari gelandang baru musim panas ini. Tetapi mereka memiliki satu orang yang lebih dekat, yaitu Donny van de Beek, yang dapat beraksi bagus di sepertiga lapangan terakhir dan bertindak sebagai roda penggerak penting di lini tengah," beber Canning. 

"Pemain asal Belanda itu mengalami kesulitan musim ini, baru bangkit dari bangku cadangan selama 15 menit terakhir atau lebih, atau bermain di tim yang lemah yang tampak tidak memiliki performa yang bagus."

"Tetapi sebagai pemain nomor delapan, Van de Beek telah menunjukkan kehebatannya untuk Ajax. Solskjaer perlu lebih memercayai dia dan membiarkannya menggerakkan permainan dan membangun ritme pertandingan," imbuh Canning. 

Sumber: Sportkeeda 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Video Populer

Foto Populer