Sukses


5 Kandidat Pengganti Jose Mourinho di Tottenham: Dua Eks Liverpool Masuk Daftar

Bola.com, Jakarta - Tottenham Hotspur, sekali lagi, mencari manajer baru setelah Jose Mourinho dipecat oleh klub. Kandidat penggantinya pun bermunculan, mulai dari Brendan Rodgers sampai Steven Gerrard yang merupakan bekas pelatih dan pemain Liverpool.

Kabarnya, Jose Mourinho enggan melatih Tottenham Hotspur karena pihak klub merupakan satu dari 12 klub yang menjadi pendiri Liga Super Eropa. Perbedaan idealisme ini lantas membuat The Special One 'mengalah'.

Tetapi The Athletic mengatakan keputusan untuk memecat Mourinho setelah hanya 17 bulan bertugas murni perkara teknis. Tottenham Hotspur duduk di posisi ketujuh di Liga Inggris dan dengan sedikit peluang untuk masuk empat besar.

Mourinho direkrut untuk membawa Tottenham ke level berikutnya, untuk melakukan apa yang tidak bisa dilakukan Mauricio Pochettino dan memenangkan trofi klub. Tapi, Spurs finis keenam di Liga Inggris tahun lalu dan sekarang ketujuh, dengan hampir tidak ada peluang lolos ke Liga Champions untuk musim depan.

Berikut ini Bola.com mengulas lima kandidat pengganti Jose Mourinho di Tottenham Hotspur:

2 dari 7 halaman

Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann adalah orang yang paling mungkin menjadi penerus tongkat kepemimpinan Jose Mourinho. Berdasarkan perhitungan rumah judi di Inggris, sosok asal Jerman itu menduduki peringkat pertama.

Pelatih berusia 33 tahun itu telah membuat kesan besar dalam karier singkatnya dengan membimbing RB Leipzig ke semifinal Liga Champions musim lalu, sekaligus mendalangi kemenangan agregat 4-0 melawan Spurs di depan pendukung Spurs.

Namun, dengan manajer Bayern Munich Hansi Flick akan meninggalkan klub pada akhir musim dan mengambil alih tim nasional Jerman, Spurs bisa menghadapi persaingan ketat untuk Nagelsmann dari raksasa Bavaria, dan dia mungkin lebih suka bertahan di Bundesliga.

3 dari 7 halaman

Brendan Rodgers

Brendan Rodgers menjadi kandidat berikutnya. Keberhasilan eks manajer Liverpool itu membawa Leicester City stabil di papan atas menjadi penyebab utamanya.

The Foxes terus tampil maksimal, dan saat ini duduk di tempat ketiga di Liga Inggris dan memiliki kans memenangi final Piala FA melawan Chelsea.

Rodgers adalah sosok yang diyakini telah membuat Levy terkesan di masa lalu, dengan laporan bahwa dia adalah target nomor satu untuk menggantikan Harry Redknapp pada tahun 2012 sebelum Andre Villas-Boas mendapatkan pekerjaan itu.

4 dari 7 halaman

Massimiliano Allegri

Max Allegri selalu dikaitkan dengan hampir semua lowongan pelatih sejak meninggalkan Juventus pada 2019. Pria Italia berusia 53 tahun itu jelas memiliki DNA juara setelah meraih enam gelar Liga Italia selama waktunya di AC Milan dan Juve.

Dia juga mengisyaratkan keinginannya untuk melatih di Liga Inggris dengan mengungkapkan dia belajar bahasa Inggris selama wawancara tahun lalu.

Mungkin ada kekhawatiran, bagaimanapun, bahwa dia tidak memiliki pengalaman mengelola tim di luar Italia, dan Levy akan putus asa untuk menghindari terulangnya kegagalan manajerial asing yang mahal sebelumnya seperti Juande Ramos dan Jacques Santini.

5 dari 7 halaman

Steven Gerrard

Mengingat keberhasilannya menangani Rangers, Steven Gerrard adalah manajer lain yang dikaitkan dengan sejumlah tim besar saat ini. Legenda Liverpool telah membimbing Gers meraih gelar Liga Skotalndia pertama mereka dalam sepuluh tahun, dan juga dapat menambahkan Piala Skotlandia ke lemari trofi setelah timnya mengalahkan rival sengitnya Celtic 2-0 di putaran keempat pada hari Minggu.

Itu pasti akan menjadi penunjukan yang berisiko mengingat relatif kurangnya pengalaman di level tertinggi, tetapi yang akan menjadi profil tinggi dan menarik bagi Spurs.

Pertanyaan yang lebih besar, bagaimanapun, adalah apakah Gerrard bakal bersedia menangani tim Liga Inggris selain Liverpool.

6 dari 7 halaman

Ledley King

Berbicara tentang legenda klub, Ledley King adalah pria yang dipuja oleh semua penggemar Spurs setelah 14 musim bermain sebagai bek tengah di White Hart Lane. Sejak pensiun, dia menjadi pelatih, dan menjabat sebagai bagian dari staf ruang belakang Mourinho.

Sekali lagi, itu akan menjadi risiko cukup besar. Karier melatihnya diklaim belum cukup.

 

Sumber: Mirror

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Fans Manchester United Mana Suaranya? Edinson Cavani Perpanjang Kontrak 1 Tahun

Video Populer

Foto Populer