Sukses


Liga Inggris: Selalu Antusias, Ramadan Punya Makna Tersendiri bagi Adama Traore

Bola.com, Jakarta - Cukup banyak pemain Muslim yang bermain di Premier League. Winger andalan Wolverhampton Wanderers, Adama Traore adalah satu di antaranya.

Pemain berusia 27 tahun itu sudah tampil dalam 185 pertandingan resmi bersama Wolves. Kontribusi Adama Traore cukup penting bagi Wolves. Itu terlihat dari 14 gol dan 19 assist yang ia sumbangkan untuk klub tersebut sejauh ini.

Sama seperti umat Muslim yang lain, Adama Traore pun bersemangat menyambut datangnya Ramadan pada tahun ini. Bahkan, pemain berpaspor Spanyol itu memiliki pengertian tersendiri mengenai Ramadan.

"Ramadan berarti bulan berkah, membersihkan diri secara spiritual dan memahami pengorbanan. Ini adalah bulan yang penuh berkah," katanya kepada Sky Sports.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Ramadan pada Masa Kecil

Adama Traore lahir dan besar di Spanyol. Namun, ia lahir dari keluarga yang berasal dari Mali. Negara itu memang memiliki tradisi Islam yang sangat kuat.

Adama Traore pun memiliki kenangan yang manis mengenai Ramadan saat ia masih kecil. Bagaimana sang ibu selalu memasak makanan terbaik. Kemudian sang ayah yang mengajaknya beribadah ke masjid.

“Saya ingat dengan baik momen Ramadan ketika saya masih kecil, saya ingat ibu saya biasa memasak makanan terbaik untuk kami dan setelah selesai saya pergi ke masjid bersama ayah saya," ungkapnya.

3 dari 5 halaman

Pelajaran Berharga

Pemilik delapan caps di Timnas Spanyol itu merasa Ramadan selalu mendatangkan kebersamaan. Perasaan itu selalu ia rindukan setiap tahunnya.

"Ramadan adalah kebersamaan, terutama jika kita berkumpul di komunitas muslim, itu adalah perasaan yang menyenangkan," katanya.

Selain itu, Adama Traore juga mendapatkan banyak pelajaran berharga di bulan Ramadan dari ibunya. Terutama mengenai pentingnya berbagi dengan orang yang kurang mampu.

"Ramadan juga menjadi waktu terbaik untuk memahami agama secara lebih dalam. Ibu saya biasanya memberikan kami uang, susu atau makanan kepada yang kurang beruntung," kata Adama.

"Ramadan juga mengajarkan bagaimana saya sangat beruntung dibandingkan dengan banyak orang," sambungnya.

 
4 dari 5 halaman

Tetap Beraktivitas

Umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa dari sebelum matahari terbit hingga waktu Maghrib tiba. Bagi yang tidak paham, hal itu terasa sangat berat.

Namun, Adama Traore merasa tak pernah terganggu dengan datangnya Ramadan. Padahal profesinya sebagai pesepak bola profesional sangat menuntut kekuatan fisik yang bagus.

“Lebih baik melakukan sesuatu saat Ramadan, saat beraktivitas, waktu lebih cepat berlalu,” ujarnya.

 
5 dari 5 halaman

Simak Posisi Klub Favorit Kamu di Premier League 2022/2023

Sepak Bola Indonesia

Video Populer

Foto Populer