Liga Inggris: Terlalu Kaku, Masalah Erik ten Hag di Ruang Ganti MU

Erik ten Hag dinilai memiliki pendekatan yang terlalu kaku seperti robot di ruang ganti Manchester United (MU).

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United (MU) dikabarkan mulai kehilangan ruang ganti tim. Beberapa pemain tidak puas dengan cara kerja dan sikapnya yang kaku.

Musim pertama Erik ten Hag di Old Trafford bisa dibilang cukup sukses. Ia membawa MU bersaing di papan atas Premier League dan mempersembahkan trofi juara Carabao Cup. The Red Devils pun bisa kembali ke Liga Champions.

Namun, ada satu keputusan kontroversial yang dibuat Erik ten Hag. Sang manajer berani menendang Cristiano Ronaldo, salah satu pemain penting. Cristiano Ronaldo dilepas setelah terlibuat friksi dengan sang manajer.

Musim kedua Erik ten Hag bersama MU diwarnai riak-riak lebih besar di ruang ganti. Situasi makin buruk karena performa di lapangan belum stabil.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Pendekatan yang Terlalu Kaku

Jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, melaporkan beberapa pemain senior MU telah melakukan pembicaraan dengan Erik ten Hag. Mereka menyampaikan apa yang keliru dari pendekatan Erik ten Hag di ruang ganti.

Namun, laporan Kaveh Solhekol menyebut manajer tim asal Belanda itu tetap teguh dengan cara dan pendekatan yang dilakukannya.

"Mereka merasa bahwa manajemen Erik ten Hag bisa sedikit lebih baik. Namun, dia adalah bosnya dan dialah yang mengambil keputusan. Dia tidak berbalik. Dia akan melakukan segala sesuatu dengan caranya," ujar Solhekol.

"Saya juga mendapatkan info bahwa beberapa pemain merasa dia terlalu kaku dan terlalu robot," lanjutnya.

 

3 dari 5 halaman

Tidak Bahagia

Setelah Cristiano Ronaldo, ada beberapa pemain yang mendapatkan perlakuan tegas dari Erik ten Hag. Harry Maguire kehilangan ban kapten, kemudian David de Gea tidak adisodori kontrak baru. Lalu ada Jadon Sancho yang dibekukan dari tim utama.

Masih ada beberapa pemain yang berada di pihak Erik ten Hag. Namun, situasinya menjadi sulit dikendaliakn ketika hasil buruk didapatkan oleh The Red Devils.

"Selalu ada orang-orang yang merasa tidak senang di ruang ganti. Namun, ketika Anda kalah, akan ada lebih banyak orang yang tidak bahagia di ruang ganti," tegasnya.

Sumber: Sky Sports

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 5/12/2023)

4 dari 5 halaman

Cara Legal Menyaksikan Premier League

Selama dua tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.

5 dari 5 halaman

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer