Anfield dan Old Trafford Dicoret dari Daftar Venue Euro 2028, Ini Penyebabnya

Stadion legendaris Anfield dan Old Trafford tak masuk daftar venue untuk Euro 2028, Ini alasannya.

Bola.com, Jakarta - UEFA resmi menunjuk Inggris, Skotlandia, Wales, Irlandia Utara, dan Republik Irlandia sebagai tuan rumah bersama Euro 2028.

Namun, di balik kabar besar itu, dua stadion ikonik Inggris justru tidak masuk daftar venue penyelenggara: Anfield milik Liverpool dan Old Trafford milik Manchester United.

Padahal, pengumuman stadion-stadion terpilih semula diharapkan menambah antusiasme publik, terutama soal tempat di mana Timnas Inggris akan bermain jika berhasil lolos.

Namun, reaksi justru cenderung datar, sebagian karena dua nama besar itu absen.

Seperti yang diperkirakan, Wembley Stadium akan menjadi pusat perhelatan dengan peran utama sebagai lokasi final dan beberapa laga fase gugur.

Stadion lain yang terpilih di antaranya Hampden Park di Glasgow, Aviva Stadium di Dublin, serta kandang baru Everton dan Tottenham Hotspur.

Jika Inggris lolos otomatis, pasukan Thomas Tuchel dijadwalkan membuka kiprah Euro mereka di Etihad Stadium, markas Manchester City.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Alasan Anfield

Absennya Anfield dari daftar venue final Euro 2028 menimbulkan tanda tanya besar. Stadion legendaris itu dikenal dengan atmosfernya yang khas dan sejarah panjangnya, tetapi ternyata tidak memenuhi standar ukuran lapangan yang ditetapkan UEFA.

Menurut peraturan, lapangan yang digunakan untuk turnamen harus berukuran 105 meter x 68 meter, sedangkan Anfield lebih pendek sekitar 4 meter.

Hal ini disebabkan jarak antara tribune dan lapangan yang terlalu sempit sehingga tidak memungkinkan dilakukan perluasan tanpa mengubah struktur stadion, seperti dilaporkan Liverpool Echo.

Masalah ini sebenarnya bukan hal baru bagi Liverpool. UEFA juga tidak pernah menempatkan Anfield sebagai venue final Liga Champions atau Liga Europa karena alasan serupa. Bahkan, Timnas Inggris terakhir kali bermain di stadion ini pada 2006.

Anfield terakhir digunakan untuk turnamen besar pada Euro 1996, menjadi tuan rumah laga Grup C antara Italia, Rusia, dan Republik Ceko, serta perempat final antara Prancis dan Belanda.

Kini, tongkat estafet tuan rumah wilayah Merseyside diserahkan kepada Hill Dickinson Stadium, markas baru Everton berkapasitas 52.769 kursi.

Kendati ukuran stadionnya lebih kecil, keputusan UEFA tak bisa diganggu gugat. Banyak pendukung Liverpool pun tampak tidak terlalu mempermasalahkan hal itu, mengingat rendahnya minat publik Merseyside terhadap laga internasional.

Alasan Old Trafford

Berbeda dengan Anfield, alasan Old Trafford absen bukan karena standar lapangan, melainkan soal ketidakpastian kesiapan infrastruktur.

Meski statusnya sebagai satu di antara ikon pariwisata Inggris tak terbantahkan, kondisi stadion yang menua membuatnya kurang ideal untuk ajang sebesar Euro.

Video bocornya atap stadion akibat hujan deras sempat viral, menyoroti kebutuhan mendesak akan renovasi besar.

Menurut Manchester Evening News, awalnya FA memasukkan Old Trafford ke daftar calon stadion yang diajukan ke UEFA. Namun, setelah berdiskusi dengan pihak MU, kedua belah pihak sepakat menarik diri karena tidak ada jaminan stadion akan siap tepat waktu.

Ketika pengajuan awal dibuat pada November 2022, MU masih mengasumsikan Old Trafford bisa digunakan untuk turnamen. Namun, rencana berubah setelah klub memutuskan untuk fokus pada pembangunan ulang total kawasan Old Trafford, bukan sekadar renovasi.

Dalam visi barunya, Setan Merah berencana membangun stadion supermodern dengan kapasitas mencapai 100 ribu penonton. Akan tetapi, hingga kini, belum ada kepastian soal jadwal pembangunan sehingga masa depan stadion legendaris tersebut masih menggantung.

Dengan demikian, dua ikon sepak bola Inggris, Anfield dan Old Trafford, harus rela absen dari pesta sepak bola terbesar di Eropa pada 2028, memberi panggung bagi stadion-stadion baru yang lebih sesuai dengan standar modern UEFA.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer