Ruben Amorim Didepak, Gary Neville: Saatnya MU Kembali ke DNA Sebenarnya

Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai pemecatan Ruben Amorim menjadi bukti The Red Devils terlalu jauh meninggalkan jati diri.

Bola.com, Manchester - Ruben Amorim resmi dipecat dari jabatannya sebagai manajer Manchester United. Legenda MU, Gary Neville, menilai pemecatan Amorim menjadi bukti The Red Devils terlalu jauh meninggalkan jati diri dan harus segera kembali ke DNA sebenarnya.

Tim Setan Merah resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Portugal itu pada Senin (3/1/2026), setelah melontarkan kritik terbuka kepada jajaran petinggi klub menyusul hasil imbang 1-1 kontra Leeds United.

Ruben Amorim meninggalkan Old Trafford dengan MU berada di posisi keenam klasemen Premier League musim ini dan mendulang 31 poin. Amorim juga meninggalkan catatan kelam yang tak bisa dihindari.

Dia menjadi sosok di balik musim terburuk Manchester United di Premier League, baik itu posisi di klasemen, perolehan poin, dan jumlah gol. MU menutup liga musim 2024/2025 di peringkat ke-15 dengan nilai 42, dan hanya mencetak 44 gol.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Sistem Kaku, Hasil Tak Maksimal

Selama 14 bulan duduk di kursi manajer Manchester United, Ruben Amorim kerap mendapat kritik karena bersikeras mempertahankan formasi 3-4-3. Padahal, skema tersebut dinilai tak cocok dengan karakter pemain yang dimiliki MU.

Strategi tersebut justru menjadi bumerang ketika performa tim terus menurun. Dalam periode kepelatihannya, hanya Ange Postecoglou yang mencatat kekalahan Premier League lebih banyak dibanding Amorim.

Pelatih Tottenham itu bahkan sukses mengalahkan MU dengan skor 1-0 di final Liga Europa musim lalu. Hasil tersebut kian mempertegas rapuhnya permainan Manchester United.

 

3 dari 5 halaman

MU Kehilangan Akar Permainannya

Gary Neville menilai problem utama Manhester United sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada 2013 adalah kegagalan klub untuk kembali pada akar filosofinya.

"Ada sebuah video bagus ketika Bobby Charlton menjelaskan apa itu Manchester United sebagai klub sepak bola," ujar Neville kepada Sky Sports News.

"Tentang sepak bola yang berani, atraktif, memainkan pemain muda, dan menghibur penonton. MU harus berani mengambil risiko dan memainkan sepak bola menyerang," lanjutnya.

 

4 dari 5 halaman

Kembalikan DNA MU

Neville menegaskan MU seharusnya tidak mengubah identitas demi menyesuaikan dengan pelatih tertentu. Oleh karena itu, eks bek Timnas Inggris tersebut meminta The Red Devils untuk kembali ke DNA sebenarnya.

"MU harus menunjuk manajer yang cocok dengan DNA klub. Ajax tidak pernah berubah untuk siapa pun, Barcelona juga tidak. MU seharusnya sama," tegas Neville.

Dia juga menilai para manajer yang datang ke Old Trafford sebenarnya memiliki kualitas, namun membawa filosofi yang terlalu berbeda satu sama lain.

"Louis van Gaal punya filosofinya sendiri. Jose Mourinho juga. David Moyes, Erik ten Hag, semuanya datang dengan gaya berbeda. Ruben Amorim pun demikian. Tidak satu pun benar-benar cocok dengan cara bermain Manchester United. Eksperimen ini harus dihentikan," ucapnya.

Sumber: Fotmob

5 dari 5 halaman

Simak Persaingan Musim Ini:

Video Populer

Foto Populer