Chelsea Siap Bakar Duit demi Bek Masa Depan, Jeremy Jacquet Masuk Radar Utama

Nama Jeremy Jacquet kini berada di posisi teratas dalam daftar incaran Chelsea. Bek muda milik Rennes tersebut disebut-sebut sebagai prioritas utama sebelum jendela transfer Januari ditutup.

Bola.com, Jakarta - Chelsea mulai menunjukkan arah yang lebih jelas di bawah kepemimpinan Liam Rosenior. Kemenangan 2-0 atas Brentford pada lanjutan Premier League akhir pekan lalu bukan hanya memberi tiga poin, tetapi juga menandai clean sheet pertama The Blues di tahun 2026.

Hasil tersebut terasa signifikan karena Chelsea sebelumnya selalu kebobolan dalam delapan pertandingan beruntun di semua kompetisi. Lini belakang yang sempat rapuh perlahan menunjukkan tanda-tanda stabil, terutama saat Trevoh Chalobah dan Tosin Adarabioyo dipercaya menjadi duet bek tengah.

Meski demikian, manajemen klub tampaknya belum sepenuhnya puas. Stabilitas jangka pendek belum cukup untuk menjawab ambisi besar Chelsea, terutama dengan jadwal padat dan tuntutan bersaing di berbagai ajang.

Karena itu, bursa transfer Januari kembali menjadi fokus. Chelsea dilaporkan siap bergerak agresif demi mendatangkan bek tengah baru yang diproyeksikan sebagai fondasi pertahanan masa depan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 6 halaman

Jeremy Jacquet Jadi Target Utama Chelsea

Nama Jeremy Jacquet kini berada di posisi teratas dalam daftar incaran Chelsea. Bek muda milik Rennes tersebut disebut-sebut sebagai prioritas utama sebelum jendela transfer Januari ditutup.

Menurut laporan jurnalis Fabrice Hawkins, Chelsea sudah siap mengajukan tawaran resmi senilai 50 juta euro untuk bek berusia 20 tahun tersebut. Namun, angka itu belum tentu cukup untuk meluluhkan Rennes.

Klub asal Prancis itu dikabarkan ingin Chelsea benar-benar “memecahkan celengan” jika serius ingin membawa Jacquet ke Stamford Bridge. Rennes tidak berada dalam tekanan finansial dan masih memegang kendali penuh atas masa depan sang pemain.

Sebagai perbandingan, penjualan termahal Rennes sepanjang sejarah adalah Jeremy Doku ke Manchester City pada 2023 dengan nilai 60 juta euro. Nilai tersebut bisa menjadi patokan dalam negosiasi Jacquet.

 

3 dari 6 halaman

Kontrak Panjang dan Posisi Tawar Rennes

Rennes berada di posisi yang sangat kuat dalam negosiasi. Jeremy Jacquet masih terikat kontrak hingga tiga setengah tahun ke depan di Roazhon Park, sehingga klub tidak memiliki urgensi untuk menjualnya dengan harga murah.

Situasi ini membuat Chelsea harus mempertimbangkan tawaran yang jauh lebih besar jika benar-benar ingin memenangkan persaingan. Apalagi, Jacquet kini menjadi salah satu aset paling berharga klub.

Bagi Chelsea, kebutuhan akan bek tengah baru memang mendesak. Axel Disasi masih berada di luar rencana dan diperkirakan akan hengkang, sementara Wesley Fofana terus dibayangi masalah kebugaran.

 

4 dari 6 halaman

Produk Akademi Rennes yang Menjanjikan

Jeremy Jacquet merupakan lulusan akademi Rennes yang dikenal produktif melahirkan talenta kelas dunia. Nama-nama seperti Ousmane Dembele, Eduardo Camavinga, dan Desire Doue pernah menapaki jalur yang sama.

Meski baru mencatat satu assist dari 29 penampilan di semua kompetisi, kontribusi Jacquet tidak bisa diukur dari angka semata. Ia sudah menjadi starter dalam 16 laga Ligue 1 musim 2025/2026.

Data statistik menunjukkan kualitas distribusi bola Jacquet sangat menonjol. Ia mencatatkan akurasi umpan jauh 75,1 persen dalam setahun terakhir, masuk lima persen teratas bek tengah di lima liga top Eropa.

Selain itu, ia juga berada di jajaran elit untuk umpan kunci, tekel, dan intersep, serta memenangkan hampir 68 persen duel udara. Profil ini sesuai dengan kebutuhan Chelsea yang ingin membangun permainan dari lini belakang.

 

5 dari 6 halaman

Risiko Disiplin Jadi Catatan

Namun, Jacquet bukan tanpa catatan. Ia sudah dua kali absen musim ini akibat skorsing, sebuah hal yang cukup relevan dengan masalah disiplin Chelsea.

Pada musim 2025/2026, The Blues sudah mengoleksi tujuh kartu merah, angka yang menunjukkan masih adanya persoalan kontrol emosi di dalam tim.

Meski demikian, Chelsea tampaknya siap mengambil risiko. Jika kesepakatan tercapai, Jeremy Jacquet bisa menjadi investasi jangka panjang sekaligus simbol keseriusan Chelsea membangun pertahanan yang lebih solid di era baru Liam Rosenior.

Sumber: Sportsmole

6 dari 6 halaman

Persaingan di Liga Inggris

Video Populer

Foto Populer