Paul Scholes dan Nicky Butt Kembali Lontarkan Kritikan untuk Lisandro Martinez: Dewasa Sedikit Donk, Jangan Baper

Legenda Manchester United, Paul Scholes dan Nicky Butt, kembali melontarkan kritik kepada Lisandro Martinez.

Bola.com, Jakarta - Dua legenda Manchester United, Paul Scholes dan Nicky Butt, kembali melontarkan kritik kepada Lisandro Martinez. Kali ini, keduanya meminta bek asal Argentina itu untuk lebih dewasa dan jangan baper menyikapi kritikan.

Friksi di antara Scholes dan Butt versus Martinez bermula menjelang duel MU versus Manchester City di Old Trafford pada laga pekan ke-22 Premier League, Sabtu (17/01/2026) malam WIB. Ketika itu, Paul Scholes bersama Nicky Butt melontarkan komentar bernada gurauan soal postur tubuh Martinez.

Keduanya menyebut striker Man City, Erling Haaland, berpotensi mengangkat dan membawa lari Lisandro Martinez, sebuah pernyataan yang mereka maksudkan sebagai kiasan.

Namun, komentar tersebut rupanya membuat Martinez tersinggung. Setelah membantu MU meraih kemenangan 2-0 atas Manchester City, bek Timnas Argentina tersebut secara terbuka menantang Scholes untuk berbicara langsung dengannya secara tatap muka.

"Sejujurnya, dia bisa berkata apa saja. Saya sudah bilang, kalau dia ingin mengatakan sesuatu, datang saja langsung ke saya. Ke rumah saya atau ke mana pun. Saya tidak peduli," ujar Martinez

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Ayo Lebih Dewasa

Paul Scholes mengaku sebenarnya sudah coba berkomunikasi dengan Lisandro Martinez. Legenda Manchester United itu bahkan pernah bertukar pesan di media sosial dan memberikan nomor telepon pribadinya kepada sang pemain, namun tak pernah mendapat respons lanjutan.

Menanggapi tantangan dari Lisandro Martinez, Nicky Butt angkat bicara dalam podcast The Good, The Bad and The Football, yang dia pandu bersama Paul Scholes. Mantan gelandang MU itu menilai reaksi Martinez terlalu berlebihan.

"Itu cuma candaan. Jelas Haaland tidak benar-benar akan mengangkat dan membawa lari dia, itu hanya kiasan," jelas Butt.

"Saat seseorang sampai begitu tersinggung dengan komentar di media atau podcast, lalu berkata 'datang saja ke rumah saya', ya ampun… dewasa sedikit donk," lanjutnya dengan nada tegas.

 

3 dari 5 halaman

Jangan Terbawa Emosi

Butt menilai, pemain yang membela klub sebesar Manchester United harus siap menghadapi kritikan, bahkan sepanjang kariernya.

"Kalau kamu mudah terbawa emosi hanya karena komentar orang, kamu tidak seharusnya bermain di klub besar. Di Manchester United, kritik akan selalu ada," tegas Butt.

Dia pun membandingkan situasi Martinez dengan pengalamannya sendiri. Butt mengaku sering menerima kritik tajam saat masih aktif bermain, baik bersama Manchester United maupun Newcastle United.

"Saya dapat banyak hujatan, tetapi minggu berikutnya bisa dipuji dan diberi tepuk tangan. Itu bagian dari sepak bola. Tidak ada masalah pribadi antara kami dengan Martinez, sama sekali tidak ada," jelasnya.

 

4 dari 5 halaman

Kritikan Makin Memicu

Sementara itu, Paul Scholes tetap memberikan apresiasi atas performa Martinez di derbi Manchester. Dia bahkan menyebut kritik yang dilontarkan dirinya dan Butt mungkin menjadi bahan bakar tambahan bagi sang bek.

"Kritik itu memicu orang. Saya rasa kami juga punya sedikit andil dalam performa bagus Martinez pada Sabtu lalu lawan Manchester City," kata Scholes.

Meski begitu, Paul Scholes belum sepenuhnya mengubah pandangannya terhadap Lisandro Martinez. Dia mengingatkan satu laga bagus tidak cukup untuk membuktikan kualitas seorang pemain di level tertinggi.

"Dia memang tampil brilian dalam satu pertandingan. Tetapi saat Anda terlalu banyak bicara, sepak bola punya cara untuk membalas Anda," ujarnya.

"Saya belum mengubah opini. Saya masih ragu apakah Anda bisa memenangkan liga dengan dia. Dia harus membuktikannya dalam jangka waktu panjang. Apa yang dia lakukan hari Sabtu luar biasa, tetapi konsistensi adalah kuncinya," tegas Scholes.

Sumber: Sky Sports

5 dari 5 halaman

Simak Persaingan Musim Ini:

Video Populer

Foto Populer